Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Asesmen Pengganti Ujian Nasional

(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-273)

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif, yaitu literasi dan numerasi. Kedua aspek ini menjadi syarat bagi peserta didik untuk berkontribusi di dalam masyarakat di masa depan. Asesmen ini dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosial-emosional berupa pilar karakter untuk mencetak profil pelajar yang cerdas dan berkarakter. Perubahan Ujian Nasional menjadi Asesmen Nasional akan dimulai tahun depan. Pada Asesmen Nasional tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, namun mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Sebagai seorang guru yang menginginkan keberhasilan siswanya baik dalam bidang pengetahuan maupun pembentukan karakter, saya sangat setuju diadakannya Asesmen Nasional. Karena Asesmen Nasional ini merupakan refleksi dari hasil pembelajaran di setiap sekolah. Asesmen bisa menjadi cermin bagi setiap sekolah untuk bisa mempercepat perbaikan mutu pendidikan Indonesia. Asesmen Nasional bisa menjadi acuan bagi kita untuk memperbaiki cara dan metode pembelajaran yang kita berikan selama hari efektif belajar. Hasil Asesmen merupakan hasil dari seorang guru atau sekolah bagaimana caranya dalam mencerdaskan siswanya.

Asesmen ini tidak dilakukan berdasarkan mata pelajaran atau penguasaan materi kurikulum, melainkan melakukan pemetaan terhadap dua kompetensi minimum siswa yakni dalam hal literasi dan numerasi. Menurut saya dua hal ini sangat penting dikuasai oleh siswa. Literasi yang tinggi dari seorang siswa akan menjadikannya insan yang literat yang bisa membuatnya berkembang karena daya bacanya yang tinggi. Membaca yang intensif akan membentuk pola pikir yang positif. Inilah yang diharapkan oleh bangsa Indonesia, memiliki generasi yang literat. Numerasi juga sangat penting dikuasai oleh peserta didik. Dengan menguasai numerasi setiap siswa bisa menguasai kecerdasan ilmu pengetahuan dalam masyarakat. Kemampuan menganalisis angka-angka yang digunakan dalam kehidupan, sehingga siswa bisa menghadapi tantangan di masa depan.

Asesmen nasional merupakan upaya menjawab tantangan zaman dan mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan. Dengan melakukan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survey Karakter semoga peserta didik Indonesia mampu menjadi harapan bangsa yakni memiliki generasi emas yang cerdas dan berkarakter.

Salam literasi

Karawang, 13 Oktober 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post