Menikmati Webinar Sasisabu Media Guru IIBF 2020
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-263)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Hari Sabtu adalah hari santai bersama keluarga. Kebetulan ada acara yang kita tunggu untuk kita nikmati bersama, yaitu acara webinar Media Guru. Kami menikmati acara ini karena topiknya menggugah hati anggota keluarga. Sasisabu, Satu Siswa Satu Buku. Acara ini dipandu oleh Kak April dan Mas Syaiful Rahman yang sekaligus menjadi narasumber dalam webinar ini. Kak Aprilia susanti adalah seorang Instruktur Nasional Media Guru dan Mas Syaiful Rahman yang juga seorang Instruktur Nasional Media Guru. Acara ini menjadi makin keren menewen karena ada bintang tamu para penulis cilik yang telah sukses menghasilkan buku karya mereka.
Webinar Sasisabu ini menurut saya sangat inspiratif. Webinar ini patut diikuti oleh para orangtua dan anak-anak atau siswa sekolah. Saya saat menyaksikan webinar ini merasa terharu dengan penanpilan beberapa orang penulis cilik yang mencerita pengalamanya saat menulis sampai menghasilkan karya. Saya tak kuasa menahan linangan air mata karena menurut saya mereka extraordinary. Mereka sudah menciptakan beberapa buku. Mereka berbicara penuh percaya diri saat bercerita dalam webinar ini.
Media Guru menyediakan sarana yang sangat berharga untuk penulis cilik yaitu sasisabu. Anak-anak bisa mengembangkan bakat menulisnya melalui pelatihan sasisabu. Anak-anak yang mengikuti pelatihan ini dibimbing sampai mereka bisa dan karya mereka selesai dan diedit dengan cantik oleh Media Guru. Sasisabu pertama kali diadakan pada tahun 2018. Awalnya Media Guru menyelenggarakan Sagusabu, Satu Guru Satu Buku. Saat itu ada sebagian peserta yang membawa anaknya dan ikutan menulis. Ternyata anaknya bisa bahkan lebih cepat menulisnya. Hal inilah yang mengiinsprasi Media Guru untuk mengadakan pelatihan Sasisabu. Sasisabu akhirnya sukses dan diminati oleh anak-anak atau siswa. Sampai saat ini Media Guru sudah banyak menerbitkan penulis-penulis cilik yang hebat.
Penulis-penulis cilik yang tampil dalam acara webinar ini adalah penulis cilik yang karyanya sudah terbit dan dibaca oleh banyak orang. Mereka merasakan sejak menulis dan menghasilkan karya, mereka lebih percaya diri dan mempunyai banyak teman. Ada Aurel kelas 6 SD, Aurel sangat keren. Karyanya dengan judul “Mimpi Jadi Youtuber Cilik". Aurel ini anak pemberani. Ada Nur Azizah dengan judul bukunya “Kutukan Buku Misterius”. Ia adalah anak Papua, yang hebat dan pemberani yang bercita-cita menjadi seorang dokter. Ia juga seorang Daiah cilik, agamanya juga bagus ya. Ada juga Malida Firyal Kautsar, biasa dipanggil Amel. Amel telah menulis sebuah buku yang berjudul “Kalimat Setelah Titik". Buku itu selesai dalam waktu satu bulan. Hasil penjualannya sebagian didonasikan untuk para saudara kita di palestina. Keren ya. Aurel, Azizah, dan Amel adalah contoh generasi milenial yang mau menulis, dengan menyaksikan pengalaman mereka, anak-anak yang lain bisa termotivasi untuk mengikuti jejak mereka.
Demikian reportase saya kali ini. Kalau ingin menulis, ingat saja mediaGuru. Ingin karyanya diterbitkan, mari bergabung dengan Media Guru. Semoga bermanfaat.
Salam literasi
Karawang, 3 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan