Salah Komunikasi
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-275)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Marni sibuk membuat persiapan untuk pembelajaran daring di sekolahnya. Ia membuat beberapa PPT Pembelajaran yang akan ia pakai untuk pembelajaran nanti. Ia sengaja mengerjakan di sekolah, karena kalau ada apa-apa, ia akan mudah minta bantuan teman-temannya terutama yang ada hubungannya dengan IT. Sekolah Marni sudah menyiapkan beberapa perangkat komputer untuk digunakan oleh para guru untuk membuat administrasi pembelajaran, termasuk Marni. Biasanya setelah Marni membuat media pembelajaran dan semua administrasi guru, Marni akan menyimpannya dalam flashdisk yang selalu ia bawa dan disimpan dalam tasnya.
Suatu ketika Marni sengaja datang pagi ke sekolah. Besok adalah jadwalnya mengisi pembelajaran untuk kelas 9 yang ia ajar. Marni menyiapkan PPT dan media lainnya yang ia perlukan untuk pembelajarannya besok. Seperti biasa ia mengerjakan dulu di komputer, setelah itu ia akan menyimpannya di flashdisk. Flashdisk ini sering terjangkit virus, kalau tidak cepat di detox bisa-bisa seluruh file hilang dalam flashdisk. Marni tak ingin ada virus dalam flashdisknya. Ia pernah mengetahui bahwa flashdisk sekali-sekali diformat biar virus hilang, begitu pikirnya. Marni minta tolong pada Mahasiswa PPl yang kebetulan sedang PPL di sekolahnya. Marni menyuruh mahasiswa PPL untuk memformat flashdisknya agar virusnya hilang atau flashdisknya bersih dari virus. Tanpa pikir panjang, mahasiswa PPL pun menyanggupi untuk memformat flashdisk Marni. Tak berapa lama selesai sudah mahasiswa memformat flashdisk Marni. Marni senang, sambil tak lupa mengucapkan terima kasih pada mahasiswa PPL. Pikirnya tentu flashdisk sudah bersih dari virus.
Siangnya Marni ingin memeriksa media pembelajaran yang ia simpan di flashdisk tadi. Mulailah Marni membuka flashdisknya melalui komputer. Flashdisk itu ia periksa filenya pelan-pelan. Berulang –ulang kali marni mencari, tak ada satupun filenya. Ia tak menemukan file yang barusan ia simpan, bahkan file yang lama pun tak ada. Marni mulai panik, “Kok ga ada ya?” pikirnya. Marni bingung, kemudian ia memanggil mahasiswa PPL, dengan perasaan tak menentu Marni menanyakan kemana hilangnya semua file yang ada dalam flashdisknya. Mahasiswa menjelaskan dengan tenang, “bahwa tadi ibu menyuruh format flashdisknya, itu berarti dibersihkan, dan otomatis semua data terhapus”. Jelas mahasiswa. Penjelasan itu membuat Marni tertawa, “Oaalaaa, itu toh artinya format”. Marni mendapat pengetahuan baru meski akhirnya ia kehilangan semua File yang telah tersimpan di flashdisknya. Untung file itu masi ada dalam komputer, berarti ia bisa menyimpan kembali dalam flashdisknya. Marni paham sekarang.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan