Guruku Idolaku
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-293)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Masa-masa sekolah adalah masa yang paling indah. Banyak kenangan yang aku rasakan. Mulai dari teman yang baik, yang jahil, dan kenangan indah lainnya. Kenangan masa-masa sekolah di SMP dulu masih membekas dalam ingatanku. Punya sahabat yang baik, tempat sekolah yang asri, bersih. Tidak hanya itu, ada hal lain yang memotivasiku untuk tetap happy berangkat sekolah, yakni guru-gurunya. Guru yang dapat memberi pengaruh baik buatku, yang membuat aku betah berlama-lama di sekolah. Guru yang selalu memberi inspirasi setiap kali aku bertemu dengannya. Guru yang punya kenangan, yang selalu kuingat sampai saat ini. Tidak pernah lupa dalam ingatanku. Inilah sepenggal kisahku dengan para pejuang pendidikan di masa aku sekolah dulu.
Aku sangat senang ketika bisa lulus di sebuah sekolah favorit di kotaku. SMP adalah suasana baru untukku. Suasananya yang berbeda dengan SD, membuat aku bahagia bisa berada di sini. Setiap hari adalah hari yang penuh pesona dan membuatku terkagum-kagum. Ternyata sekolah di SMP gurunya tiap mata pelajaran berbeda, setiap guru memberikan pelajaran sesuai bidangnya. Setiap hari selalu ada variasi baru buatku. Pengalaman ini sungguh luar biasa bagiku.
Aku bertambah semangat lagi ternyata di SMP kita belajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Pelajaran yang belum pernah aku pelajari di waktu SD. Aku selalu terkagum-kagum ketika guru bahasa inggrisku mengajar dengan menggunakan bahasa inggris, meski aku tak mengerti namun aku sangat menikmatinya. Guruku ini bernama Bu MN. Saat itu usia Bu MN sekitar 40 tahun. Guru yang cantik dan murah senyum. Pelajaran bahasa inggris adalah pelajaran yang selalu kutunggu. Aku tak pernah absen kalau ada pelajaran bahasa inggris. Bu MN memberi semangat baru bagiku dalam belajar. Tutur katanya yang lembut membuat aku betah mengikuti pelajaran bahasa inggris.
Selama belajar di SMP setiap guru memberikan motivasi dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang dengan lembut tapi disiplin, ada juga yang dengan cara tegas, yang membuat murid takut dan tidak berani bergerak kalau menghadapi guru yang tegas ini. Pelajaran yang paling aku takuti waktu itu adalah mata pelajaran Fisika. Aku bukan takut sama gurunya, tapi karena aku kurang mengerti tentang pelajaran fisika. Guru fisikaku Pak BK namanya. Ia adalah seorang guru yang relegius. Mukanya bersih karena ia rajin beribadah. Mukanya selalu basah karena air wudhu. Aku kagum padanya. Pak BK sangat tegas dan disiplin. Siswa harus mengikuti pelajarannya dengan tekun. Semua tugas yang beliau berikan harus tepat waktu. Aku tak bisa bersantai-santai kalau belajar dengannya. Dibalik ketegasan pak BK terdapat jiwa yang lembut. Ia tak pernah lelah mengajari kami yang belum mengerti tentang pelajarannya. Satu soal bisa dia ulang berkali-kali. Aku semakin kagum padanya.
Pengalaman yang tak pernah kulupakan bersama guru SMP ini masih terekam jelas dalam memoriku. Setiap guru SMP punya kenangan tersendiri bagiku. Aku mulai memahami arti persahabatan. aku mulai memahami sebuah tanggung jawab dan kedisiplinan. Suatu hari aku mengikuti persami bersama eskul pramuka. Persami ini untuk pertama kalinya aku ikuti. Persami ini adalah pengalaman baru bagiku. Aku berangkat dengan guru yang menjadi walikelasku. Beliau biasa dipanggil Pak Ed. Pak Ed adalah guru yang penuh tanggung jawab. Beliau mengurus kami dengan penuh perhatian. Seluruh anggota persami dijaganya dengan baik. Kebaikan Pak Ed membuat aku bertambah kagum padanya. Pak Ed yang baik dan penuh perhatian.
Pengalamanku saat bersama guruku, baik dalam belajar maupun dalam kegiatan lain membuatku merasa bahwa menjadi guru itu suatu pekerjaan yang mulia. Menjadi guru suatu pekerjaan yang bisa dekat dengan anak-anak. Keadaan seperti itu akhirnya membuat aku ingin menjadi guru. Guru SMPku telah menginspirasiku untuk giat mewujudkan keinginanku menjadi seorang pendidik. Alhamdulillah akhirnya impianku menjadi nyata. Guru SMP yang telah memberikan motivasi untuk menjadi guru. Terima kasih guruku yang sekaligus menjadi idolaku. Aku telah mengikuti jejakmu.
Salam literasi
Karawang, 2 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan