Ketika Ada Yang Salah
Oleh : Septa Arfina, S.Pd
Rina terdiam ketika mendengar beberapa temannya tertawa saat ia menjawab pertanyaan bu guru dengan semangat. Ternyata jawabannya tidak sesuai dengan jawaban yang diinginkan bu guru atau dengan kata lain jawabannya salah. Sorak penghuni kelas menyiutkan nyali Rina, ia tertegun dan tak berani mengangkat kepala. Teman-temannya terus saja tertawa tanpa peduli perasaan Rina. Untung saja bu guru cepat menengahi agar keriuhan kelas cepat teratasi.
Sorak teman-teman sejak peristiwa itu sangat membekas di hati Rina. Ia tak bisa melupakan peristiwa itu. Ada rasa malu dan takut untuk menjawab pertanyaan setiap belajar bersama guru di kelas. Rina Kehilangan kepercayaan dirinya.
***
Cuplikan kisah Rina diatas adalah suatu hal yang sering kita temui dalam kehidupn sehari-hari. Ketika ada yang salah kita dengan cepat memberikan respon dengan menertawakan atau membuat orang tersebut malu. Namun kadang jika seseorang benar justru kita lupa untuk mengapresiasi. Respon yang kita berikan kepada seseorang untuk menanggapi apa yang dilakukannya sangat berdampak luar biasa. Tanggapan yang positif akan memberikan kepercayaan diri yang tinggi bagi seseorang. Sebaliknya tanggapan yang negatif, seperti menyalahkan, bahkan menertawakan itu akan berdampak buruk bagi kepribadian seseorang. Orang tersebut bisa saja menjadi minder atau kepercayaan dirinya hilang yang akhirnya cenderung menjadi pendiam dan tidak punya keberanian lagi dalam mengemukakan pendapat.
Memberikan respon terhadap perilaku atau kegiatan seseorang hendaklah berhati-hati. Berikanlah respon yang menambah rasa kepercayaan diri bagi seseorang. Respon yang kita berikan memberikan dampak yang luar biasa bagi seseorang. Jadilah seseorang yang menjadi penyemangat bagi orang lain.
Sebagai seorang guru ini adalah peran kita untuk senantiasa mengingatkan anak didik kita agar selalu menghargai pendapat orang lain. Kita harus selalu mengasah karakter anak didik agar menjadi pribadi yang baik, peka dan peduli dengan perasaan orang lain. Anak didik yang berkarakter baik akan melahirkan generasi milenial tangguh dan hebat.
*
Salam literasi
Karawang, 28 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan