Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Lelaki Misterius

(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-359)

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Sudah dua hari Rina terbaring tak berdaya di kamarnya. Badannya terasa remuk semua akibat terjatuh dari motor saat berangkat kerja. Ia masih kesal dengan laki-laki yang tadi telah menabrak motornya. Lelaki itu berlalu begitu saja sesaat setelah melihat luka Rina yang tidak mengkhawatirkan. Ia meninggalkan kartu namanya, kemudian pergi meninggalkan Rina yang masih meringis kesakitan.

Pagi ini keadaan Rina sudah berangsur pulih. Ia berencana untuk masuk kerja. Sudah beberapa hari ia izin karena kecelakaan yang dialaminya. Ibu sudah menyiapkan sarapan serta bekal makan siang untuk Rina. Ibu selalu memperhatikan gadis semata wayangnya. Ibu tak menginginkan Rina jajan di luar sebab masa pandemik ini masih mengkhawatirkan penularannya. Setelah selesai sarapan, Rina mencium tangan ibu kemudian berangkat mengendarai motornya pelan-pelan.

Sampai di kantor setelah menyapa teman-teman, ia langsung menuju ruangannya. Rasanya kangen juga dengan ruangan ini setelah beberapa hari ia tinggalkan. Tiba-tiba matanya tertuju pada buffet di depan mejanya, ia melihat ada seikat bunga. Ia mengambilnya dan membaca tulisan yang terselip di situ.

Maafkan aku, telah membuatmu sakit. Tertanda, Angga.

“Angga? Siapa laki-laki ini?” batin Rina. Mungkinkah yang menabraknya beberapa hari yang lalu? Berbagai pertanyaan muncul dalam benaknya.

“Astagaa, bukankah ada kartu namanya? Tapi di mana ya?” batin Rina. Ia lupa menyimpannya di mana. Sejak ia kembali masuk kerja, karangan bunga itu selalu ada setiap harinya. Rina makin penasaran dengan peristiwa ini. Ia harus menelusuri siapa pengirimnya.

Sore ini Rina membersihkan kamarnya. Sambil bersih-bersih, ia juga mencari kartu nama yang diberikan lelaki yang menabraknya beberapa hari lalu. Sampai selesai ia membersihkan kamarnya ia tak menemukan kartu nama itu.

Waktu terus berlalu, sampai saat ini Rina belum bisa menemukan siapa Angga yang mengirim bunga setiap pagi untuknya. Namun ia yakin suatu saat ia akan mengetahuinya. Saat ini lelaki itu masih menjadi misterius baginya. Rina yakin suatu saat nanti ia akan mengetahui siapa pengirim bunga cantik itu untuknya. Rina yakin itu.

*

Salam literasi

Karawang, 7 Januari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post