Menikmati PJJ Bersama Siswaku
(Gurusiana 370)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Langit mendung, matahari enggan menampakkan dirinya. Gerimis mulai membasahi bumi. Suasana dingin mulai terasa menyelimuti tubuhku siang ini. Sejak pagi gerimis mengiringi hujan turun satu persatu, kemudian hilang berganti mendung, meski demikian suasana hari ini nyaman untukku sambil menikmati mengajar siswaku yang masih dalam suasana PJJ karena covid-19 belum reda di tempatku bertugas.
Satu jam sebelum jadwalku mengajar, aku sudah sampai di sekolah. Sekolah tampak sepi karena guru yang mengajar pagi tadi, sudah pulang ke rumah masing-masing. Kebetulan jadwalku adalah jam terakhir. Semangat dalam hatiku tak membuat aku patah semangat, walau mengisi jam terakhir.
Saat kesempatanku tiba, aku sudah siap dengan beberapa catatan yang akan kusampaikan pada siswaku yang sudah menunggu di ruang Zoom di rumah masing-masing. Ini adalah hari pertama bagiku kembali menyapa mereka pada pembelajaran jarak jauh, karena minggu kemarin dipakai untuk rapat awal semester bersama kepala sekolah dan guru-guru.
Awalnya kusapa mereka dengan senyum dalam suasana santai. Mereka semua tampak antusias menyambutku. Aku sangat senang karena siswa yang hadir lebih dari yang ku perkirakan. Pada pertemuan awal ini aku meminta mereka untuk mengemukakan perasaannya selama liburan dan apa saja yang mereka lakukan selama liburan. Diantara mereka ada yang menjawab dengan kocak hingga membuat siswa yang lain ikut tertawa. Kemudian aku meminta mereka untuk mengemukakan juga keinginan mereka tentang pembelajaran Bahasa Indonesia yang mereka sukai. Mereka mengemukakan satu persatu dengan berbagai pendapat. Tak lupa juga aku mengulang kembali pembelajaran semester ganjil kemarin, bertanya jawab dengan mereka tentang semua teks yang pernah dipelajari di semester ganjil. Sebagian mereka bisa menjelaskan dengan lancar.
Aku sangat senang dengan pertemuan ini. Aku bisa bertegur sapa dan melihat siswaku satu persatu. Ada Mira, Baskoro, Rendy, Belva, Keysha, Daniela, Bentar, Rina, Najwa, Nayla, Bening, dan banyak lagi yang lainya. Sayangnya waktu begitu cepat berlalu, tak terasa sudah lebih dari satu jam aku memberikan pembelajaran. Aku harus mengakhiri pembelajaran hari ini. Meski masih ingin berbincang lebih lama lagi. Semangat terus ya anak-anakku. Waktu kalian di kelas 9 tak akan lama lagi. Belajar yang semangat dan serius. Semoga harapan kalian bisa terwujud.
Hari masih mendung, gerimis masih belum berhenti. Aku keluar untuk menunggu jemputan pulang. Ada rasa senang dalam hati tatkala selesai melaksanakan tugas mulia ini.
*
Salam literasi
Karawang, 18 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan