Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Banjir Menyapa Kotaku

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Pagi ini hujan masih mengguyur kota Karawang dari kemarin. Udara dingin dengan langit mendung membuat suasana pagi serasa berada di pegunungan. Ada rasa malas bagiku untuk beranjak dari tempat tidur. Dingin serasa menusuk kulit. Ingin rasanya tidur lagi dan menarik selimut untuk tetap berada ditempat tidur.

Jam dinding berdentang 7 kali. Aku terkejut dan langsung bangkit karena sarapan pagi untuk keluarga belum disiapkan. Aku yakin perut mereka sudah menari-nari meminta makanan karena lapar. Keluargaku sudah terbiasa sarapan pagi setiap harinya.

Aku bergegas mengajak suami untuk segera bersiap menuju pasar membeli segala kebutuhan untuk beberapa hari ke depan. Hal ini sudah biasa aku lakukan setiap minggunya. Mobil berjalan secara perlahan. Sambil menikmati aku memperhatikan orang yang olahraga pagi sepanjang perjalanan. Tiba di jembatan kota, kulihat air sungai citarum sangat tinggi. Aku terkejut melihatnya, sambil berdoa dalam hati semoga tidak terjadi banjir di kotaku.

Aku tak berlama-lama untuk membeli kebutuhan rumah. Dengan cepat kubeli sesuai apa yang dibutuhkan. Hujan masih terus membasahi jalanan, dimana-mana air tergenang. Suasana pasar sepertinya tidak seramai hari biasa. Mungkin orang-orang pada malas untuk keluar rumah, mengingat cuaca dingin dan hujan yang masih terus turun. Setelah selesai, aku dan suami langsung pulang.

Sampai di rumah aku beristirahat sejenak sambil melihat HP, takut ada berita penting yang masuk. Aku lihat pesan WAG banyak yang masuk. Semua menginfokan tentang banjir. Banyak wilayah kotaku yang dilanda banjir. Banjir kali ini ternyata besar juga. Ada yang sebetis, sepinggang, bahkan ada yang seleher orang dewasa. Semua tanpak panik.

Puji syukur daerah tempat tinggalku masih aman dari banjir. Kucoba menelepon teman-teman yang tertimpa bencana banjir. Aku mengajak mereka untuk mengungsi di rumahku. Namun kebanyakan dari mereka banyak yang mengungsi di rumah saudaranya.

Sejak pagi listrik dan air di wilayah tempat tinggalku mati. Hal ini membuat aku susah beraktifitas. Satu hari berlalu tanpa lampu membuat semua kegiatan terganggu. Aku tidak bisa menulis gurusiana yang biasanya kutulis setiap hari. Aku tak bisa mengerjakan pekerjaan rumah lainnyanya karena lampu mati, akibatnya airpun ikut mati. Lengkap sudah hari ini. Akhirnya beli air untuk mencuci tangan dan lainnya. Ternyata tempat jualan air sudah antri panjanggggg. Aku putuskan tak jadi membeli air, karena tidak mungkin menunggu sepanjang itu.

Kami berdiam diri di rumah tanpa mengerjakan apa-apa dan sibuk memantau air kalau-kalau sampai ke wilayah tempat tinggalku. Malam tiba, mata tak bisa lelap. Kami tetap berjaga-jaga agar semua aman dan terkendali. Tak terasa malam telah larut, aku hanya bisa setengah tidur. Tidak bisa tidur pulas. Hal ini karena masih suasana banjir di kotaku.

Pagi tiba, hujan masih rintik-rintik. Kulihat suasana di luar rumah. Warga masih lalu Lalang di depan rumah, kebetulan di ujung jalan rumahku ada posko banjir juga. Panitianya juga masih berjaga-jaga. Ku lihat saluran air depan rumah airnya sudah turun atau surut. Aku mulai tenang.

Aku berdoa semoga air di semua wilayah kotaku surut dan banjir segera berakhir. Aku kasihan dengan warga yang terkena banjir, pasti mereka Lelah dan banyak kehilangan harta benda. Semoga mereka kuat, sabar, dan sehat. Aamin.

Semua yang terjadi selalu ada hikmahnya. Kita akan lebih berhati-hati. Semoga Allah melindungi kita semua.

*

Salam literasi

Karawang, 22 Karawang 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post