Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Menjadi Ibu Harus Pintar

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Kita pernah mendengar kalimat, “buat apa sekolah tinggi-tinggi, toh akhirnya perempuan akan berumah tangga juga, kerjanya paling ngasuh dan mengurus rumah.” Kita sering mendengar kalimat seperti ini diutarakan oleh sebagian orang. Mereka berpendapat seorang perempuan itu tugasnya di rumah, tidak perlu bekerja. Rumah tempat terakhir perempuan untuk mengabdikan diri.

Pendapat di atas tak selamanya benar. Perempuan pada akhirnya memang akan berumah tangga. Ia akan menjadi istri dan kemudian akan menjadi ibu. Walau demikian seorang istri atau seorang ibu haruslah memiliki ilmu yang cukup untuk menjadikannya layak menjadi ibu atau istri. Hal ini bisa ditempuh atau didapatkan dengan sekolah, belajar, dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya untuk membekali dirinya.

Raden Ajeng Kartini menulis dalam bukunya; perempuan itu harus sekolah, harus berilmu, karena suatu saat ia akan menjadi seorang ibu. Bagaimana mungkin anak bisa cerdas kalau dilahirkan dari ibu yang bodoh. (Buku Habis Gelap Terbitlah Terang).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengapa seorang ibu hendaknya berilmu atau pintar:

1. Ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya

Ibu merupakan tempat belajar pertama bagi anak-anaknya. Kalau ibunya cerdas, pintar, berilmu. Tentu sang ibu bisa menjadi tempat belajar bagi anaknya. Ibu bisa memberikan ilmunya lebih banyak kepada anak-anaknya. Ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas pula. Ibulah yang pertama kali mengenalkan berbagai hal baru di tahun pertama tumbuh kembang anak. Jika ibu pintar, maka anak nantinya akan tumbuh menjadi anak yang pintar pula.

2. Ibu adalah teladan bagi anak-anaknya

Anak-anak cenderung meniru apa yang dilakukan ibunya. Anak akan melalui fase meniru orang lain. Ibu yang cerdas dan pintar akan melakukan hal baik yang nanti juga akan ditiru oleh anak-anaknya. Ibu adalah wanita pertama yang dekat dengan anak, sudah pasti anak meniru setiap tindakan yang dilakukan ibu. Ibu yang berilmu selalu dapat menjadi teladan bagi anak. Like mother, like daughter.

3. Ibu pemberi solusi masalah dalam keluarga

Orang yang berilmu tentunya banyak mendapat pengalaman selama masa Pendidikan. Jika ibu berilmu maka ibu akan lebih mudah memberi solusi setiap permasalahan yang dialami keluarga. Anak juga dengan mudah bercerita masalahnya pada ibu dan pemberi pemecahan masalahnya karena ibu memiliki ilmu.

Demikian sekilas mengapa pentingnya seorang ibu memiliki ilmu, menjadi ibu yang cerdas. Ibu harus terus belajar. Ibu harus banyak membuka wawasan untuk memajukan keluarga, membuat anak-anak cerdas dan terampil. Ibu harus mempunyai banyak pengalaman agar bisa membahagiakan keluarganya. Mari menjadi ibu pembelajar demi masa depan keluarga yang cerah dan bermanfaat.

*

Salam literasi

Karawang, 17 Februari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post