Siti Aisyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MAAFKAN  IBU, AKU BELUM BISA MEMBAHAGIAKANMU

MAAFKAN IBU, AKU BELUM BISA MEMBAHAGIAKANMU

MAAFKAN IBU, AKU BELUM BISA MEMBAHAGIAKANMU

# Tantangan menulis hari ke-81

# Lomba Januari 2021

**********

Ibu, mengingat tentangmu rasanya tak kuat lagi tangan ini menulisnya. Hanya air mata tak terasa menetes saat kutuliskan tentangmu. Semua yang ada dalam dirimu baik kata-katamu, teladanmu, apalagi doa-doamu semua berkesan bagiku.

Ibu, engkaulah wanita terhebat yang kukenal dan tak ada duanya. Ibu melakukan apapun untuk membuat anak-anakmu bahagia. Kesuksesan dan keberhasilan anak-anakmu adalah semua berkat doa-doamu yang tak pernah putus. Sering kali begitu banyak peristiwa hadir dalam hidupku saat ibu selalu mendampingiku. Masih kuingat masa kecilku dulu, aku selalu ikut kegiatan pengajian bersama ibu hingga akhirnya aku bisa mengaji. Bahkan ibu pun hadir saat sidang ujian skripsiku. Mendoakanku agar sidang skripsiku berjalan lancar. Semua itu tak kan pernah kulupa.

Ibu, kerutan di wajahmu pun berkata bahwa cintamu, kasih sayangmu, kelembutanmu bahkan lebih luas dari samudra ataupun seisi dunia. Tak bosan-bosannya dipersembahkan untuk anak-anakmu bahkan doamu tak henti-hentinya setiap saat kau hadirkan untuk anak-anakmu. Tak jarang di saat aku terlelap tidur di gelapnya malam ibu bangun malam untuk menengadahkan tanganmu ke hadirat Ilahi Robbi. Mengharap ridho-Nya untuk kebahagiaan anak-anakmu.

Cinta dan Kasih Sayang Ibu untuk Anak-Anaknya.

Ibu selalu mengajariku untuk mengerti betapa berat kehidupan yang harus dijalani namun tetap harus sabar menjalaninya. Sering juga berbagai pertanyaan muncul dalam dalam hatiku. Bagaimana ibu bisa dan sanggup membesarkanku, kakak dan adikku. Sembilan buah hati ibu. Ibu bisa melewatinya dengan segala usaha, tenaga, pikiran bahkan jiwa dan raganya. Mengikhlaskan semuanya demi anak-anakmu. Ibu berikan rasa kasih sayangnya untuk anak- anakmu.

Ibu merupakan wanita hebat. Ibu bagiku adalah segalanya. Dengan cinta dan kasih sayangnya yang tulus ibu mampu membesarkan dan mendidik sembilan buah hatinya. Mulai dari mengandung selama 9 bulan, melahirkan, menyusui, mengasuh, dan mendidik. Ibu tak pernah mengeluh, bersama bapak dengan sabar membesarkan kami. Bapak yang hanya bekerja sebagai PNS tentu tak cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga. Untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarga, apapun ibu lakukan mulai dari berjualan beras, berjualan kue, bahkan ibu pandai menjahit mukena yang nantinya akan dijual di kantor bapak. Tangan terampilnya mampu melakukan apa saja untuk dapat menopang ekonomi keluarga. Apakah aku bisa sepertimu ibu? Wanita hebat yang dengan cinta dan kasih sayang serta keikhlasannya mampu menghantarkan anak-anakmu menjadi seperti saat ini. Semua yang dilakukan tak ada kata mengeluh yang ada hanya cinta dan kasih yang tulus untuk buah hatinya.

Selalu Bahagia Bersama Ibu.

Ibu begitu sabar mengayomi anak-anakmu walaupun anak-anakmu memiliki karakter dan sifat yang berbeda. Namun, dengan penuh cinta dan kasih ibu selalu membimbing dan mengajari kami dengan kesabaran tanpa kemarahan apalagi berkata kasar. Satu persatu anak-anak ibu berhasil. Tiga orang menjadi PNS, dua orang bekerja di BUMN, kakakku bersuamikan CPM sedangkan adikku bersuamikan Camat di Surabaya dan dua adikku berwirausaha sendiri.

Di Tengah Kebahagiaan Ibu Pergi Menghadap-Nya.

Masih teringat dalam benakku, aku mendorong ibu dengan kursi rodanya. Ketika itu aku mengantarkan ibu setelah sholat Idul Fitri ke rumah guru mengajinya KH. Junaidi Abdillah.Lc untuk bersilaturrahmi. Se lanjutnya hari bahagia di hari raya Idul Fitri benar-benar ibu rasakan dengan suka cita. Anak, menantu, dan para cucu ibu semua berkumpul di rumah ibu. Apalagi datang adikku yang dari Surabaya. Kami berkumpul dan silaturrahmi dari rumah ke rumah. Namun, kebahagiaan dan keceriaan tiba-tiba tak lagi kami rasakan, di saat ibu sedang berkumpul bersama anak, mantu, dan para cucunya, ibu tiba-tiba merasakan sangat sakit di bagian punggungnya. Kami semua kaget dan sangat sedih melihat kondisi ibu yang tiba-tiba seperti ini. Kami menolong ibu, bahkan aku sempat memberi ibu minum dengan sendok. Namun, ibu sudah tak sadarkan diri lagi. Ibu segera dilarikan ke rumah sakit dan mendapat pertolongan dokter. Namun, ibu sudah tak dapat tertolong lagi.

Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa 7 Syawal 1438 H, ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kami semua ikhlas melepas kepergian ibu yang begitu tenang dan pasrah dalam menyambut malaikat maut. Ibu, pemilikmu lebih mencintaimu dan lebih menyayangimu. Yang Maha Kuasa telah memanggilmu di hari yang penuh suka cita. Idul Fitri 1438 H, tepat 12 Juli 2016 adalah Idul Fitri terakhir bersama ibu.

Ya Allah, Ya Ilahi Robbi, kalaulah boleh aku meminta, tetaplah ibu selalu berada di sampingku, di samping anak-anakmu. Ibu, dalam sujudku aku selalu berdoa, maafku kupersembahkan untuk ibu. Maafkan aku yang belum bisa memberikan kebahagiaan. Rasa cinta yang tulus untuk ibu dan ucapan terima kasihku untuk ibu. Namun, ucapan terima kasih yang sebesar gunung pun rasanya tak cukup untuk membalas pertaruhan nyawamu dalam melahirkanku ke alam semesta ini. Tak cukup sama sekali.

Doa tulusku selalu kupersembahkan untuk ibu juga untuk ayahku, selalu kumohonkan agar Allah menempatkan di syurga-Nya sebagai tempat terbaiknya.

“Robbigfirli waliwaa lidayya warhamhuma kamaa robbayaani tsoghiroo”

Artinya: Ya Robbi, ampuni dosaku ampuni dosa dan khilaf kepada kedua orangtuaku. Kasihanilah dan sayangilah kedua orangtuaku seperti keduanya menyayangiku di waktu kecil

**********

Rumahku

10 Januari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post