Siti Aisyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SELAMAT JALAN IBU YANG CERIA

SELAMAT JALAN IBU YANG CERIA

SELAMAT JALAN IBU YANG CERIA

#Tantangan menulis hari ke-120

**********

Siang tadi aku menyibukkan diri dengan rutinitas kegiatan yang tak pernah henti. Sampai tak sempat membuka gawai. Setelah shalat Asar baru kubuka gawaiku. Dimulai dari grup kelas menulis. Antara percaya dan tidak di sana ada kabar berita duka. Rasa penasaran dan seakan tidak percaya, kubuka lagi grup yang lainnnya ternyata semua sama isi beritanya dan lebih jelas kubuka Facebook grup MGI. Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Ibu Yully Rachmawati telah berpulang ke rahmatullah siang tadi. Rasa duka yang mendalam dirasakan oleh keluarga besar MediaGuru Indonesia di akhir Januari 2021 ini.

Tentunya masing-masing punya cerita dan kenangan tersendiri dengan Ibu Yully yang ceria dan supel ini. Begitu juga denganku. Meskipun tidak mengenal secara dekat tapi bagiku Ibu Yully adalah sosok yang sangat bersimpati. Aku mengenalnya saat mengikuti Kelas Menulis DKI 5 di bulan Februari 2019. Ibu Yully yang ceria mengawali kelas menulis dengan memberi semangat dan motivasi sebelum masuk ke materi. Keceriaan dan kepiawaiannya dalam menguasai panggung sungguh patut diacungkan jempol apalagi diiringi dengan permainan, ice breaking, dan lagu-lagu yang membuat suasana pelatihan menjadi hidup dan semakin semangat. Saat mengikuti Kelas Editor DKI 2 di bulan Februari 2020 aku pun bertemu kembali dengan Ibu Yully, masih dengan keceriaan dan senyumnya yang khas membawakan acara yang selalu menghidupkan suasana kelas.Itulah ciri khas yang sangat dirindukan oleh para peserta pelatihan.

Masih teringat ketika aku pertama kali ingin mengikuti menulis tantangan di Gurusiana pada bulan Maret 2020. Aku berkomunikasi melalui wathsapp, aku sangat yakin bahwa Ibu Yully bisa menjadi tempatku bertanya saat itu. Aku yang baru pertama kali mengikuti menulis tantangan benar-benar dibimbing olehnya. Awal aku mengikuti tantangan aku terjatuh dan harus remedi di tulisanku yang ke-10. Ibu Yully lah yang menyemangatiku. Bahkan ketika aku terjatuh lagi dan harus remedi lagi aku pun tanpa ragu curhat kepadanya dan tetap menyemangatiku. Sampai akhirnya aku bisa mengikuti menulis tantangan sampai hari ini.

Kini, sosok ceria itu telah menghadap-Nya, Dari sakit yang dirasakan sebelumnya semoga menjadi penggugur dosa-dosamu. Kini, tak ada lagi senyum di wajahmu tapi kebaikkan yang telah kau berikan kepada semua orang akan terus terkenang sampai kapan pun dan akan menjadi catatan amal jariah bagimu. Namamu akan terus terukir di hati kami. Doa yang tak putus dari orang-orang yang mencintaimu terus dipersembahkan untukmu. Selamat jalan Ibu Yully Rachmawati. Semoga Allah menerima amal ibadahmu dan menempatkan di tempat yang terbaik, di surganya Allah. Aamiin.

**********

Rumahku

31Januari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post