Siti Aisyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

KEDATANGAN TEMAN

KEDATANGAN TEMAN

#Tantangan menulis hari ke-148

**********

Seperti biasa sore hari sesudah melaksanakan shalat Asar, Sinta duduk di beranda rumahnya sambil beristirahat dan mendengarkan kajian sore dari gawainya.

“Assalamualaikum.” terdengar suara mengucapkan salam.

Sinta pun segera bangkit dari duduknya dan melihat siapa yang datang.

“Waalaukumussalam. Arlyn apakabar?” Sinta menjawab salam dan menyapa Arlyn, teman Rizki.

“Maaf, Tante, Rizki nya ada? Dari tadi Arlyn telepon tapi gawainya tidak aktif. ” tanya Rizki lagi.

“Oh, ada kok. Sebentar ya tante panggil Rizki dulu.” jawab Sinta sambil mempersilakan Arlyn masuk.

Sinta melihat ke halaman rumahnya, ternyata Arlyn tidak datang sendiri tapi dengan temannya yang jumlahnya sekitar 12 orang. Sinta pun segera mengetuk kamar Rizki dan memanggilnya.

“Rizki, ayo keluar! Ada Arlyn dan teman-temanmu datang.” panggilnya sambil mengetuk pintu kamar.

Rizki segera keluar kamar dan kaget melihat kedatangan teman-temannya yang mendadak.

“Assalamualaikum, Arlyn dan teman-teman semua.” sapanya kepada teman-temannya.

“Waalaikumussalam. Gimana kabarnya Rizki? Kudengar kemarin katanya kamu jatuh dari motor? Gimana coba ceritain dong ke kita semua. “ tanya Arlyn.

“Oh, ya memang aku jatuh dari motor tapi alhamdulillah kondisinya baik-baik saja. Meskipun ada sedikit luka dan bengkak di kaki kanan. Tapi sudah sempat diurut kok.” jawab Rizki sambil memperlihatkan mata kaki kanannya yang masih membiru.

Sinta datang dari dapur sambil membawakan teh hangat dan camilan untuk teman- teman Rizki.

“Ayo, diminum teh hangatnya dan dicobainnya kuenya ya! Tante senang kalian sudah datang menjenguk Rizki. Terima kasih ya. Semoga kedatangan kalian menjadi obat untuk kesembuhan Rizki.” ujar Sinta sambil mempersilakan kepada mereka.

Sinta pun meninggalkan teman-teman Rizki agar mereka bebas mengobrol dan mengungkapkan rasa kangennya. Ia pun meneruskan kegiatan sorenya mendengarkan kajian sore dari gawainya. Sinta merasa bersyukur walaupun teman-teman Rizki yang sudah lama berpisah dan memilih kuliah di perguruan tinggi yang berbeda, tapi masih sempat meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi.

Setelah makan malam dan sholat Isya berjamah, mereka pun pamit pulang. Sebelum pulang, Sinta meminta Dhimas, salah satu teman Rizki untuk membacakan doa untuk kesembuhan Rizki, untuk kesehatan, dan keberkahan semuanya. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing dengan harapan bisa berkunjung kembali ke rumah Rizki. Sinta pun senang dengan kedatangan mereka. Semoga kedatangannya bisa menjadi obat bagi kesembuhan Rizki dan tentunya silaturahminya membawa keberkahan. Aamiin.

**********

Rumahku

28 Februari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post