RINDU RAMADHAN RINDU IBU
RINDU RAMADHAN RINDU IBU
Tantangan menulis hari ke-188
****
Bulan Sya’ban sudah berada di penghujung waktu. Gema Ramadhan sudah terasa dan sebentar lagi kita semua akan segera memasukinya. Masing-masing keluarga tentunya sudah mempunyai agenda tersendiri untuk memuliakan bulan Ramadhan yang suci ini. Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Semua umat muslim sangat antusias menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan mempersiapkan segala hal agar lebih bersemangat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan nantinya. Ramadhan tinggal menghitung hari datang menemui kita. Di tengah masa pandemi Covid -19 saat ini kita dihadapkan pada situasi yang penuh kewaspadaan dan keprihatinan.
Ada hal yang menjadi kebiasaan baik yang dilakukan menjelang datangnya bulan Ramadhan salah satunya adalah saling bersilaturahmi dan saling memaafkan antara sesama keluarga, teman, atau pun kerabat. Hal ini penting dilakukan agar saat memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan bersih jiwanya, penuh ketenangan, kekhusyuan, dan keikhlasan semata-mata ingin mengharap ridho Allah. SWT. Selain itu yang dilakukan saat menyambut Ramadhan adalah ziarah ke makam orang tua, saudara, atau pun kerabat. Hal ini dilakukan untuk mendoakan saudara, atau pun kerabat. Ramadhan datang membawa keberkahan sendiri bagi setiap umatnya. Bahkan bulan Suci Ramadhan adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah dan sangat dirindukan kedatangannya dan disayangkan kepergiannya.
Ramadhan bulan yang selalu kita rindukan kedatangannya karena di bulan ini merupakan bulan untuk untuk menjadikan segala yang kita lakukan sebagai ladang amal untuk beribadah karena ibadah yang dilakukan di bulan ini akan dilipatgandakan oleh Allah. Antara lain ibadah adalah puasa, tadarus Al-Quran, bersedekah, dan berzikir. Bersedekah saat kondisi seperti ini tentunya sangat mulia apalagi sedekah kepada orang yang tidak mampu dan dalam kesulitan.
Ramadhan bulan mulia yang sangat dirindukan kedatangannya. Namun, ada satu suasana lain ketika memasuki bulan Ramdhan ini. Masa-masa Ramadhan bersama ibu tercinta. Suasana hati mulai merindu. Ibu yang telah meninggalkan kami menghadap Ilahi pada tahun 2016. Rasanya ibu masih berada dalam pandanganku. Dengan nasihatnya, dengan tausiahnya saat kami sekeluarga mengadakan buka puasa bersama. Rasa berat hati melepaskan dan begitu ingin direngkuh selamanya. Seperti halnya suasana rindu serta membayangkan segala keindahan pada waktu masih bersamanya. Rindu pada satu sosok yang selalu setia menemani, memberikan sentuhan sayang, penuh kasih menuntun. Sosok yang selalu tidak bisa lepas dari segala bayangan keindahan mana pun, menyeruak membayangi pelupuk mata. Ibu. Ya, sosok seorang ibu.
Kini, doa selalu dikirimkan kepada Ibu dan juga Bapakku serta kakakku yang telah menghadap-Nya agar beliau diampuni segala dosa-dosanya dan diluaskan alam kuburnya serta ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah. SWT. Kita semua berharap diberikan kesehatan dan panjang umur agar dapat melaksanakan dan mengisi ibadah di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah. SWT memberkahi dan sampaikan usia kita kepada bulan Ramadhan yang mulia tahun ini dan menjalankan ibadah di bulan Ramadhan diterima oleh Allah serta mendapatkan ridho-Nya.
Aamiin.
**********
Rumahku
8 April 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
