Siti Aisyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
KHUTBAH JUMAT DI HARI KEDUA IDUL FITRI

KHUTBAH JUMAT DI HARI KEDUA IDUL FITRI

KHUTBAH JUMAT DI HARI KEDUA IDUL FITRI

#Tantangan menulis hari ke-222

**********

Jumat 14 Mei 2021 bertepatan 2 Syawal 1442 H. Idul Fitri hari kedua ini aku masih berada di rumah setelah kemarin seharian bersilaturrahmi dengan tetangga sekitar dan seluruh keluarga besarku. Tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan. Hari ini diisi dengan beristirahat di rumah.

Menjelang sholat Jumat, kumandang sholawat sudah terdengar dari pengeras suara masjid Darul Istiqomah, yang memang sangat dekat dengan rumahku. Tak lama terdengar suara azan Zuhur tanda waktu masuk sholat telah tiba. Sebelum sholat Jumat, khatib menyampaikan khutbah yang berkenaan dengan hari raya. Suara khatib sangat terdengar jelas menyampaikan khutbahnya. Membuat mata ini tak sengaja meneteskan air mata, ada rasa haru dan rindu dengan Ramadhan. Betapa tidak, Ramadhan baru saja berlalu.

Dalam khutbahnya tadi disampaikan oleh khatib bahwa selama satu bulan kita menjalani ibadah Ramadhan dengan segala penyempurnanya. Siang berpuasa, malam hari tarawih berjamaah di masjid, mendengarkan kajian agama, membaca AlQuran, bersedekah, dan berzakat fitrah maupun zakat mal. Tak lupa mengokohkan silaturrahmi dan persaudaraan, apalagi di masa pandemi seperti ini. Ramadhan terbuka semua pintu kebaikan, dimudahkannya semua kebaikkan, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka dikunci. Kini, Ramadhan baru saja meninggalkan kita. Ada rasa sedih di hati kita. Apa yang akan kita lakukan setelah ini? Apakah kita akan melewati begitu saja dengan apa yang telah kita lakukan selama Ramadhan kemarin? Mari kita jadikan Ramadhan yang baru usai sebagai pembuka dan penghantar halaman pertama dari rangkaian amal yang lebih baik. Meskipun Ramadhan telah meninggalkan kita tetapi kegiatan dan ibadah yang kita lakukan selama di bulan Ramadhan harus tetap dilanjutkan. Inilah tugas kita sejak saat ini, detik ini hingga akhir hayat kita. Selanjutnya tugas kita adalah mengisi waktu yang tersisa dalam hidup kita dan hari-hari mendatang, yang kita sebut dengan masa depan dengan sebaik-baik amal dan perbuatan.

Khutbah pun selesai. Semoga tetesan air mata ini menjadi bukti bahwa kerinduaan untuk bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan berikutnya serta bisa menikmati suasana nikmatnya beribadah bulan-bulan berikutnya seperti nikmatnya beribadah di bulan Ramadhan yang baru saja berlalu. Semoga Allah memanjangkan umur kita semua dalam kebaikan dan ketaatan. Aamiin.

“ Taqobbalallhu Minna Waminkum”

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Mohon maaf lahir dan bathin

**********

Rumahku

14 Mei 2021

2 Syawal 1442 H

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post