PRASANGKA
PRASANGKA
**********
Sore itu di pojok sebuah cafe nampak dua orang sahabat sedang berbincang dengan asyiknya tanpa mempedulikan orang-orang yang di sekitarnya. Mereka adalah Fathan dan Naki. Nampaknya Naki sangat bersemangat bercampur haru biru menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya . Bagaimana tidak, ia telah berprasangka buruk terhadap seorang anak yang telah ditolong sebelumnya.
Dua hari yang lalu saat ia sedang berjalan, ia melihat seorang anak laki-laki yang sedang duduk terdiam kelelahan. Mukanya berkeringat dan tangannya sedikit luka tergores batang pohon. Naki menghampiri dan bertanya. Ternyata dia adalah seorang penjual tissue di taman. Sore itu ia tidak dapat menjajakan tissuenya karena barang dagangannya terjatuh ke selokan. Terlebih dia tidak dapat menjangkaunya. Timbulah rasa iba hati Naki, ia merogoh sakunya. Ada beberapa lembar uang kertas berwarna merah. Lalu ia pun memberikannya dengan pesan tidak usah berjualan di taman ini. Ia kuatir kalau anak itu akan ditangkap Satpol PP jika ada razia. Anak itu menyanggupinya.
Tetapi ternyata janji tinggal janji. Anak itu masih nampak berjualan sore tadi di taman. Ketika ia melihat Naki ia berlari menghindar entah ke mana. Naki mencarinya namun tak ditemuinya.
“Huh dasar anak gak tahu dikasihani, malah melarikan diri!” umpatnya.
Karena sangat kesalnya ia menelepon Fathan dan mengajaknya bertemu di sebuah cafe dekat taman. Saat ia sedang asyik berbicara dengan Fathan, tiba-tiba ia dihampiri seorang anak laki-laki. Anak laki-laki itu ditemani seorang anak perempuan yang nampaknya lebih muda darinya. Naki sempat terperangah begitu pula Fathan karena mereka tidak mengenal keduanya .
Ternyata anak laki-laki itu datang menghampiri Naki. Ia ingin mengenalkan adiknya yang ia belikan baju dan jaket baru dari uang pemberian yang diberikan Naki kemarin.a.
Naki kini sadar bahwa ia telah berprasangka sebelumnya ini. Sesunggunnya anak itu ingin bertemu dengan Naki dan memperkenalkan adik perempuannya yang telah memberinya uang dan uang itu telah diberikan jaket. Ia ingin berterima kasih kepada Naki. Naki pun terharu. Mereka pun berpelukan menahan haru.
**********
Rumahku
1 November 2021
#Tantangan menulis hari ke-392
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan