HIKMAH PUASA RAMADHAN
HIKMAH PUASA RAMADHAN
**********
Alhamdulillah, hari ini sudah memasuki puasa hari ke-18. Semoga kita semua diberikan sehat dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini.
Seperti hari sebelumnya, hari ini ceramah menjelang tarawih ada tausiyah yang sangat bermakna dan penuh hikmah.
Allah Swt tempatkan bulan Ramadhan lebih istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya. Karena di bulan ini, Allah mewajibkan umat Islam untuk mengerjakan ibadah shaum (puasa) sebagaimana tertera dalam ayat 183 Surat Al Baqarah (2) :
Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu untuk berpuasa. Sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu. Agar kamu peroleh taqwa.
Di bulan ini pula Allah turunkan Al Qur'an yang menjadi petunjuk bagi sekalian manusia dan pembeda antara yang hak dan yang bathil. Puasa itu diwajibkan bagi orang-orang yang beriman. Siapa mereka itu ? Mereka itu adalah orang-orang yang yang percaya kepada adanya Allah, percaya kepada Malaikat-Malaikat-Nya, percaya kepada Kita-Kitab Allah (Taurat, Injil, Zabur dan Al Qur'an), percaya kepada Rasul-Rasul Allah ; percaya kepada Hari Akhir dan percaya kepada Takdir Allah. Jadi, landasan utama orang berpuasa adalah arena Iman kepada Allah. Rasulullah SAW mengatakan :
Barangsiapa yang berpuasa karena iman (kepada Allah) dan mengharap pahala dari sisi Allah Swt, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya terdahulu.
Berpuasa itu adalah menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar (shubuh) hingga terbenam matahari (maghrib). Namun demikian, berpuasa yang berkualitas itu, bukan sekedar menahan lapar dan dahaga saja. Tetapi juga mampu mengendalikan hawa nafsu (nafsu amarah) dan mampu mengendalikan panca indera ke arah yang positif (diarahkan hanya untuk ibadah kepada Allah). Banyak hikmah yang akan diperoleh seorang muslim dalam mengerjakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Antara lain : untuk memenuhi perintah Allah, menjadi orang yang bertaqwa, memahami penderitaan orang miskin yang kesulitan makanan, memperbanyak silaturahmi, lebih mendekatkan diri kepada Allah, dan berbagai rezeki bersama orang miskin.
Dari hikmah-hikmah puasa tersebut, mari kita jalani ini dengan penuh kesungguhan, dengan penuh rasa senang dan mengharap rida Allah. Selamat menjalankan puasa. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, barokah, hidayah dan inayah sehingga mampu mengerjakan ibadah puasa dan ibadah lainnya selama satu bulan penuh. Aamiin.
********
Baiti Jannati, 19 April 2022
#Tagur ke-34 (T567)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan