JANGAN MEMBENCI
JANGAN MEMBENCI
**********
Dalam kehidupan yang dijalani pasti kita sering menjumpai karakter atau sifat orang yang beraneka ragam. Oleh karena itu kita harus memahami bahwa tidak semua orang sependapat dengan diri kita.
Ada diantara mereka yang lebih baik dari diri kita. Ketika diri ini bersalah, ia dengan mudah memaafkan kesalahan. Ia juga tidak sungkan untuk menasihati dan mengingatkan bahwa diri ini salah. Namun, ada juga dari mereka yang hatinya selalu diliputi amarah, rasa dengki, dan berburuk sangka sehingga jiwanya merasa tidak tenang dan selalu ingin menyakiti. Ini bisa terjadi karena ia tidak dapat mengendalikan dirinya sehingga mudah dihinggapi berbagai penyakit jiwa.
Jika diri ini pernah disakiti maka sikap terbaik adalah tidak membalasnya dengan menyakiti pula, tetapi balaslah dengan kebaikan. Karena kalau membalasnya dengan hal yang sama, maka akan memperkeruh keadaan.
Jangan biarkan mereka yang membenci semakin membenci. Padamkan api kebencian. Minimal dengan senyum jika bertemu. Tentunya senyum yang penuh dengan keikhlasan. Sapa salam jika bertemu. Mulailah berbuat baik dan berdoalah agar ia diberikan kesadaran untuk memperbaiki kesalahannya. Suata saat orang yang memusuhi dan membenci tadi mungkin akan menjadi sahabat terbaik kita. Aamiin.
**********
Jakarta, 6 Juni 2022
#Tagur ke-8 (T582)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan