HIPNOTIS (12)
HIPNOTIS (12)
**********
Jeruji besi, sekaranglah tempat Hans. Ia sekarang merasakan sendiri akibat perbuatannya. Istrinya pun yang terbiasa hidup berkecukupan menjadi kaget melihat perubahan drastis pada dirinya. Ia merasakan banyak kekurangan biaya yang akhirnya menyalahkan Hans yang sudah tidak memberikan uang lagi. Hans pun tak ingin disalahkan sendiri. Ia berbuat seperti itupun karena istri juga. Ia tak ingin kalau istrinya bebas sedangkan ia sendiri mendekap dalam jeruji besi. Akhirnya istrinya dilaporkan bahwa sudah ikut terlibat dalam aksi penipuan suaminya dan menikmati hasilnya. Kini istrinya pun ikut menemaninya di jeruji besi.
Lain halnya dengan Amir dan ibunya serta Bu Darmi kini ia sudah hidup tenang dan tentram. Namun, Amir dan ibunya terus berharap dan berdoa agar Hans dan Riska segera bebas dan jeruji besi, segera menyadari kesalahan yang telah dilakukannya, dan bisa memulai menata kehidupannya kembali dengan baik. Mereka semua berharap bisa berkumpul bersama keluarga seperti dulu lagi walaupun hidup apa adanya tetapi dijalani dengan tenang dan nyaman. Selalu bersyukur dengan apa yang diberikan oleh Tuhan. Tidak seperti sekarang, mereka bahagia dengan harta berlimpah tetapi didapatkan dari hasil menipu dan menyakiti orang lain. Hidup di atas penderitaan orang lain.
Bersambung
*
*******
Jakarta, 29 Juli 2022
# Tagur 61 (T634)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
