Siti Aisyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

ARTI KEJUJURAN

ARTI KEJUJURAN

**********

Udara pagi yang sejuk tidak seperti biasanya membuat Bu Shinta dengan semangat masuk ke kelas yang diajarnya. Ya, hari itu jam pertama di kelas 9.3 kelas perwaliannya. Kegiatan pagi itu diawali dengan doa kemudian dilanjutkan dengan kegiatan siswa berliterasi, yaitu membaca buku dan menuliskan kembali serata hikmah atau pesan dari buku yang dibacanya.

Setelah selesai kegiatan berliterasi, Bu Shinta pun mengawali dengan memberikan motivasi kepada para siswa perwaliannya. Tak bosan-bosannya Bu Shinta selalu memberikan motivasi dan nasihat kepada para siswanya. Kali ini Bu Shinta mengingatkan agar menjaga barang miliknya dengan hati-hati dan memberi nama dengan semua barang miliknya baik alat tulis atau handphone.

“Mengapa harus diberi nama Bu?” tanya Nadia, salah satu siswanya yang selalu kritis

“Ya, harus diberi nama karena akan memudahkan untuk mengetahui bahwa barang itu adalah milik sendiri. Kalau pun hilang akan mudah ditemukan.” jawab Bu Shinta.

Bu Shinta memberikan saran ini tentunya punya alasan tersendiri. Ya, ia sudah bosan mendengar laporan dari siswanya ada saja barang yang hilang. Entah pulpen, tempat minum, dan lainnya. Bahkan baru saja ada laporan kehilangan raket yang harganya lumayan. Entah siapa yang sudah memindahkan ke tempat lain. Bu Shinta tidak saja dibuat bingung dengan laporan kehilangan yang sering terjadi tapi hal ini menjadi pikiran juga buatnya.

Bu Shinta memberikan nasihat lebih lanjut adalah lebih ditekankan kepada adalah rasa tanggung jawab terhadap barang-barang miliknya dan mengembalikan kepada pemiliknya jika meminjam barang. Lebih penting lagi Bu Shinta mengingatkan agar bersikap jujur dan tidak mengambil barang atau sesuatu yang bukan haknya. Boleh jadi sekarang barang yang diambilnya itu sekarang menjadi miliknya tetapi tidak ada nilai keberkahannya bahkan suatu saat akan membawa kesulitan dalam hidupnya karena yang dilakukannya adalah bertentangan dengan hati nuraninya. Setelah memberikan motivasi, para siswa pun terdiam dan merenung. Semoga suatu saat mereka paham dan mengerti akan arti kejujuran yang sesungguhnya.

*********

Jakarta, 12 Oktober 2022

# Tagur ke-18 / 132 (676)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post