Ketika Kaum Hawa Diratukan
H-1.055 Gurusiana
Ketika Kaum Hawa Diratukan
Dari beberapa acara yang digelar pada haflah musyahadah juz juz 30 di MIN 1 Kota Cilegon, pada Kamis 12 Juni 2025, ada beberapa penampilan yang menyita perhatian yang hadir. Salah satu di antaranya penampilan pada saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Umumnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dilakukan oleh kelompok paduan suara yang didominasi kaum hawa. Dengan menampilkan segala adpek kecantikannya . Mulai seragam pakaiannya, kerapihan berlenggangnya, dan menampilkan suara termerdunya.
Pada sesi ini, mata pemerhati, dibuat terbelalak saat yang tampil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilakukan oleh kelompok paduan suara berjas rapi, tegap, dan gagah. Mereka adalah para ustad yang dikomandoi oleh kepala madrasahnya. Melihat yang tampil kaum adam, spontan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Cilegon yang hadir dengan kostum sama, melenggang juga membersamai mereka. Sungguh kebersamaan itu menjadi sempurna.
Masalah suara, tidak diragukan. Mereka menyuguhkan pertunjukkan yang hebat luar biasa.
Dipandu dirigen seorang ustadah cantik, mereka menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars madrasah ibtidaiyah.
Demikian gambaran saat kaum hawa diratukan, kaum adam menguasai panggung menggantikan perannya secara paripurna. Sedangkan kaum hawa dan para undangan lainnya mengikuti dan menikmati alunan merdu suara para suhunya.
Selama ini yang sering kita dengar dan saksikan, saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia oleh kaum adam, adalah pada saat pertandingan sepakbola, sesaat sebelum para pemain sepakbola berlaga. Namun hari itu, pada forum besar, ustad-ustad MIN 1 Kota Cilegon, mengambil peran itu begitu memesona. Membuktikan bahwa Sumberdaya di MIN 1 Kota Cilegon, tidak diragukan.
Cilegon, 14 Juni 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
