Sukacita dan Dukacita
H-1.069 Gurusiana
Sukacita dan Dukacita
Banyak cara Allah memberi pelajaran kepada kita. Tentang kesabaran dan menerima atas suratan yang telah digariskan.
Dalam rencana yang merasa yakin bahwa kita akan mampu menyelesaikannya dengan sempurna. Namun Allah hanya menghendaki rencana-Nya. Kadang membuat kita tidak bisa menerimanya.
Malam tadi, saat bersukacita berkumpul dengan keluarga. Menyelesaikan masakan persiapan resepsi pernikahan sodara. Hingga hampir di penghujung malam. Namun siapa sangka sukacita itu mendadak berubah menjadi dukacita.
Suara di ujung telepon, di ujung malam, mengubah suasana menjadi mencekam. Kabar yang tak diinginkan harus ditelan. Dalam cerita terbata-bata, sodara kami berkata bahwa sepupu kami terua telah tiada.
Pada akhirnya kami semua berduka.
Demikian takdir mengajarkan kita menerima tanpa bisa muenyela.
Gatut, 28 Juni 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan