Cilok Ala Dapur Puri
H-1.090 Gurusiana
Cilok Ala Dapur Puri
Orang Sunda kreatif menciptakan camilan mengenyangkan. Uniknya namanya selalu dibuat akronim dari bahan dasarnya, atau dengan cara menyajikan dan menyantapnya. Sebut saja misalnya milor, terbuat dari mi dan telor. Comro, oncom di jero, misro, amis di jero, misda amis lada, dan sebagainnya. Seperti juga camilan yang satu ini, cilok, aci dicolok. Tidak hanya digemari anak-anak, tapi juga digemari emak-emak, bahkan karyawan kantoran.
Penamaan itu tidak mendapat penolakan oleh masyarakat Sunda, mungkin karena mudah mengingatnya dan tidak merusak tatanan kehidupan. Nah cilok ini kependekan dari aci dicolok. Maksudnya cara menyajikannya dengan cara dicolok dengan tusukan sate atau garpu.
Saya tidak akan membagikan resep membuat bola-bola acinya, tetapi akan berbagi bagaimana mengolahnya menjadi siap santap. Karena bola-bola acinya mudah di dapat di pasaran. Namun yang biasa saya bumbui, selalu baso aci yang dibawa dari Garut. Atau kiriman dari Garut, karena olahan sodara sendiri . Kebersihan bahan-bahannya tidak diragukan. Produk rumahan keluarga.
Nah bentuk bola-bola nya seperti ini.

Cara mengolahnya juga tidak perlu membuat sendiri, cukup memadukan bumbu jadi yang sudah ada.
Saya memadukan bumbu kacang atau bumbu pecel yang sudah jadi. Apa saja, banyak pilihan.
Siapkan satu bungkus bumbu pecel, bawang putih, cengek, Kencur, garam, kecap, air mateng, bawang goreng, saus, dan jeruk nipis.
Didihkan air, masukkan baso acinya, aduk hingga tekstur acinya lembut dan empuk. Sisihkan dalam mangkuk.
Sambil menunggu baso acina empuk haluskan bawang putih, kencur, dan cengek, masukkan bumbu pecelnya sambil terus dihaluskan, campurkan sedikit air hangat, agar mudah menghaluskan bumbu pecelnya. Sesuaikan kekentalannya dengan selera masing-masing. Masukkan garam dan saus, juga kecap manis jika suka.
Campurkan bumbu yang sudah dihaluskan itu pada baso aci yang sudah empuk tadi, aduk hingga semua acinya terlumuri. Taburi bawang goreng dan jeruk nipis untuk menambah aroma. Sajikan. Bisa juga disajikan dengan cacahan timun dan kerupuk.
Saya kurang suka dengan kecap manis, sehingga warnanya terlihat agak pucat.
Selamat mencoba.
Cilegon, 19 Juli 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
