Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Colenak Rumahan

Colenak Rumahan

H-1.077 Gurusiana

Colenak Rumahan

Mengapa namanya jadi colenak. Entahlah. Sebagai orang Sunda yang menyukai kudapan inipun tidak paham mengapa disebut colenak. Padahal bahan dasarnya tape singkong. Dipanggang dan disiram kinca gula merah. Tapi bukan tentang namanya yang akan saya tuliskan di sini. Melainkan cara membuatnya ala dapur rumahan.

Oleh-oleh dari Bandung pekan lalu, saya dibawakan tape singkong yang Bandung. Alias peuyeum Bandung. Dibawakan mentah, dua hari kemudian baru matang. Kalau dimakan begitu saja, kurang suka, akhirnya dibuat colenak. Sangat gampang membuatnya.

Tape yan sudah matang dipotong menjadi beberapa bagian. Kemudian dipanggang setelah diolesi mentega hingga warnanya kecoklatan. Jika kurang suka dipanggang, digoreng pun boleh. Tergantung selera. Namun aslinya dipanggang.

Buat kincanya dengan bahan gula merah yang dicairkan dengan santan, diberi gula pasir sedikit, dan garam seujung sendok teh.serta diberi daun pandan. Tambahkan vanili jika suka. Biarkan mengental. Kekentalannya selera masing-masing. Saya menambahkan satu ruas jahe yang sudah digeprek, dan lima biji cengkih untuk menambah aroma.

Banyaknya pun disesuaikan dengan kebutuhan. Saya memanggang sekitar 250 gram tape, dan kinca dari kurang lebih 100 gram gula merah. Jadilah perpaduan colenak.

Colenak merupakan kudapan khas Jawa Barat, yang biasa disantap pada sore atau malam hari. Sebagian orang menyantapnya dengan secangkir kopi atau segelas bajigur.

Cara menyantapnya sesuai dengan namanya, colenak (dicocol enak). Namun seiring perkembangan zaman, colenak disajikan dengan cara kinca disiramkan langsung pada tape yang sudah dipotong-potong kecil, diberi garpu. Jadi tidak dicocol lagi. Walaupun demikian, namanya tidak berubah. Tetap saja colenak.

Cilegon, 5 Juni 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post