Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Bertabur Inspirasi

Bertabur Inspirasi

H-1124 Gurusiana

Bertabur Inspirasi

Tak banyak yang tahu alasan mengapa kita harus menulis. Sekalipun penulis itu sendiri. Kecuali bagi orang yang telah menemukan makna hidupnya dari tulisan. Apalagi model orang seperti saya. Yang awalnya menulis sekadar menyalurkan keinginan sesaat. Bukan penulis yang sudah berkarakter dan melegenda. Baru merasa perlu menulis karena tuntutan dari tantangan. Belum berupa kebutuhan. Sehingga menulis dilakukan di waktu yang dianggap senggang. Kadang untuk menentukan tema saja masih serampangan.

Alasannya simpel. Menulis sebagai aktivitas hiburan. Merupakan media untuk merekam apa yang kita lakukan, agar memori tentang apa yang dilakukan itu tidak langsung hilang tanpa jejak. Itu saja.

Namun seiring waktu, menulis menjadi kebiasaan yang tak boleh ditinggalkan. Karena dengan menulis dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan. Direkam dalam untaian bahasa yang indah. Sehingga ketika dibaca kembali, akan melahirkan rasa yang membawa kita ke masa itu. Lebih dari itu, bagi saya menulis sebagai upaya mencegah lupa. Memasuki usia senja, diklaim sebagai usia yang tak lagi dianggap produktif. Kalau tidak lupa, ya dilupakan. Saya tidak ingin hal itu terjadi pada diri saya. Maka menulis akan saya jadikan sebagai giat mengisi waktu purna kelak.

Ketika membaca buku "Mengapa Kita Harus Menulis," karya pemimpin redaksi majalah MediaGuru Indonesia, Eko Prasetyo. Ternyata menulis memberi banyak kebermanfaatan. Bertabur inspirasi. Dari kisah dan analisis, memberi banyak ide dan gagasan yang bisa dijadikan bahan renungan.

Bahkan hal yang tidak saya sadari, menulis jika dilakukan setiap hari selama satu tahun, dapat melahirkan karya buku yang apik dan unik. Sebagaimana dalam tulisan"365 Hari=1 Buku" (hal: 60). Ini mengisyaratkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk melahirkan karya berupa tulisan. Tidak ada yang tak mungkin, (hal: 67), syaratnya, menulis, menulis, menulis (hal: 14), dan tidak perlu menunggu 20 tahun lagi (hal: 63).

Anda tertarik untuk membacanya secara utuh, bergegaslah memilikinya, karena buku yang telah saya genggam, tidak untuk dipinjamkan. Terlalu sayang dilewatkan. Inspirasi buku tersebut membuat Anda tidak akan kehabisan bahan goresan pena Anda.

Cilegon, 22 Agustus 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post