Bukan Katanya (2)
H-1122 Gurusiana
Bukan Katanya (2)
Awalnya tidak menyengaja mengunjungi Lembur Pakuan. Karena kepergian kami ke Bandung untuk menengok cucu yang sedang dirawat dirumah sakit. Hanya saja pada hari Ahad itu datang juga neneknya dari pihak ibunya (besan). Jadi kami gantian. Disuruh istirahat. Akhirnya memutuskan untuk pulang ke Cilegon di hari itu.
Ketika melintas jalan tol Cipularang -Jakarta, jalan terasa lengang. Kemudian kami memutuskan melewati Kota Subang. Dan beniat salat Zuhur dan makan siang di Subang.
Tidak terlalu lama, dengan menempuh jarak yang hampir sama antara Bandung ke rest area yang biasa dikunjungi untuk istirahat.
Tampak gerbang dengan hiasan khas agustusan. Namun ketika mobil mau masuk ke area gerbang itu, dialihkan ke parkiran milik warga. Dan kami disarankan berjalan kaki memasuki area kediaman Kang Dedi.
Rasa takjub langsung menyelimuti tubuh ini, begitu mendapat penyambutan warganya. Dengan ramah menjelaskan bahwa yang datang sebelum pukul 12.00 harus parkir di luar. Karena areanya digunakan sebagai giat car free day. Kami pun lanjut menikmati setiap sudut bangunan yang tampak berbeda dengan bangunan pada umumnya. Cekrak cekrek hingga tiba di pendopo. Namun kami tak dapat memasuki kawasan itu. Karena hanya tamu yang sudah terdaftar dan terjadwal.
Di sana pengunjung langsung dibagi sebotol mineral dan sebuah apel untuk dinikmati. "Ti Pak Gubernur" kata yang membagikan itu. Asalnya kami mengira karena sedang agustusan. Ternyata memang menjadi program setiap hari Sabtu dan Ahad.
Selesai menjelajah, kami salat dan makan dengan menu sate maranggi yang menjadi salah satu nilai jual masyarakat Pakuan, sambil beramah tamah.
Setelah itu, membeli oleh-oleh khas Subang dan melanjutkan perjalanan pulang.
Banyak hal yang diperoleh dari perjalanan singkat itu. Namun yang begitu membekas di hati kami, bahwa kepemimpinan Kang Dedi, memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Terlebih pada masyarakat di sekitar kediamannya. Semoga seterusnya Jawa Barat menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi. Di bawa kepemimpinan Kang Dedi.
Cilegon, 20 Agustus 2025


Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
