Demonstrasi Refleksi Wajah Negeri
H-1132 Gurusiana
Demonstrasi: Refleksi wajah Negeri
Pertiwi menangis. Wajah negeri tercabik miris. Kerusakan dan kerugian tak lagi bisa dihitung dengan materi. Setelah terjadi demonstrasi yang diwarnai perilaku anarkis.
Demonstrasi berjalan brutal. Pendemo melakukan tindakan kasar. Melampiaskan segala kekecewaan. Dengan emosi dan marah besar.
Demonstrasi adalah bentuk protes rakyat atas kebijakan pemerintah yang dianggap tidak menunjukkan keberpihakan. Keadilan, kesejahteraan, ketajaman hukum, menunjukkan perilaku yang jauh dari kata merata. Akibatnya demonstrasi menjadi jawaban. Sedangkan dampak demontrasi yang tidak terkendali, memicu kerusuhan. Bukan saja ditujukan kepada individu, melainkan kepada segenap instansi secara besar-besaran. Perusakan dan penjarahan tidak bisa dihindarkan.
Pasca demonstrasi secara anarkis, wajah negeri tidak stabil. Masyarakat sudah frustasi, sedangkan pemerintah harus berkonsenrtasi memulihkan situasi. Serta membangun kembali kepercayaan masyarakat yang sudah pupus. Itu tidak mudah. Akan menjadi jejak sejarah memilukan.
Ini semua berawal dari ujaran kasar yang tak terkendali. Telah memicu kemarahan, konflik, dan kekerasan. Menjadi fenomena yang meresahkan. Ujaran kasar yang dilontarkan para elite politik memicu konflik antar masyarakat, dan merenggangkan hormonisasi antara pemerintah dan masyarakat.
Karenanya, ungkapan mulutmu harimaumu, akan membawa muruah ketinggian budi pekertimu. Hal ini senada dengan salah satu sabda Rasulullah "Selamatnya seorang manusia, berada pada bagaimana dia menjaga lisannya."
Kini tangisan pilu wajah negeri ini hanyalah menyisakan penyesalan mendalam.
Gambar: CNN Indonesia.
Cilegon, 31 Agustus 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
