Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kisah Pilu Negeriku Kini

H-1131 Gurusiana

Kisah Pilu Negeriku Kini

Negeriku menjadi bayang-bayang korupsi. Bahkan ada yang menyebutnya sarang tikus. Fenomena yang bukan menjadi masalah biasa. Melainkan menjadi bagian dari sistem dan budaya di negeri ini. Lihat saja, penangkapan pelaku dan pengungkapan kasus korupsi menjadi menu utama yang memuakkan setiap waktu.

Tindakan korupsi di kalangan wakil rakyat secara meluas, telah melukai hati rakyat. Sehingga rakyat marah dan begitu emosi terhadap kondisi ini.

Kini sebagian rakyat yang secara fisik mampu menyadarkan mereka, turun melakukan demonstrasi ke gedung mewah perwakilan rakyat. Menyuarakan aspirasinya. Namun wakil rakyat itu tidak ada yang berani unjuk muka merespon pengunjuk rasa. Bahkan kehadiran rakyat dianggap nyanyian yang memekakkan telinga. Namun para pengunjuk rasa itu tetap memperjuangkan nasibnya. Menyatakan melawan terhadap ketidakadilan dan setiap kebijakan yang sangat merugikan. Para elite politik itu menanggapinya dengan cemoohan yang sangat tidak terpuji. Ini merupakan simbol ketidakberpihakan kepada rakyat.

Perang perlawanan terhadap tindakan korupsi, terus berlangsung. Entah sampai kapan. Dan akhirnya dengan cara yang brutal dan anarkis meluapkan emosinya. Susah menyudahinya. Sebab apa yang mereka harapkan belum juga mendapatkan jawaban.

Negeriku berkabut duka. Luka di penghujung Agustus 2025 ini, mengingatkanku pada sejarah runtuhnya kekhalifahan Abbasiyah. Yang hancur bukan karena diserang kerajaan Mongolia, melainkan dilumpuhkan oleh kekuatan dari dalam kerajaan itu sendiri. Perebutan kekuasaan, berdirinya Dinasti-dinasti kecil, perebutan jabatan penting, kemunduran ekonomi karena korupsi, dan konflik keagamaan. Akankah negeriku mengalami hal yang sama?

Cilegon, 30 Agustus 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post