Mengenang Jejak yang Tak Lekang
H-1128 Gurusiana
Mengenang Jejak yang Tak Lekang
Sudah mendekati satu purnama, peristiwa temu nasional guru penulis tahun 2024 di Bukittinggi telah berlalu. Bahkan temu nasional penulis tahun 2025 hampir mendekat. Namun jejak temu nasional guru penulis di Bukittinggi tak pernah lekang. Selalu ingin diulang.
Kenangan kali pertama menjejakkan kaki di ranah Minang selalu terkenang. Segalanya. Tentang udaranya yang segar. Keramahan masyarakatnya. Tentang jam gadang yang selama hidup saya hanya melihat di media sosial, dan tentang sejarah peninggalan Raja Batusangkar, dan tentang Harau. Danau yang membuat hati hilang segala risau. Pada saat itu, kaki saya benar-benar berpijak di bumi Bukittinggi.
Ada banyak hal yang menyebabkan hati ini tak bisa berpaling. Dan sangat ingin mengulanginya kembali. Walau entah kapan, semoga ada takdir-Nya bisa jelajahi destinasi yang saat itu tidak terjangkau.
Untuk mengurai kerinduan tentang Bukittinggi, saya akan bernostalgia dengan buku yang hampir satu purnama ini baru bisa dinikmati. Segala cerita tentang Bukittinggi, tersusun di sini. Cerita tentang Harau dan segala keindahannya, tercatat di buku ini. Saya yakin kehadiran buku ini akan mengobati kerinduan tentangnya. Segalanya tentang Harau.
Terima kasih buku Nan Elok Samo Dipakai, bersamamu serasa kembali menjejak rindu yang menggebu.
Cilegon, 27 Agustus 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
