Negeriku di Persimpangan
H-1133 Gurusiana
Negeriku di Persimpangan
Bukan latah. Inilah yang dirasakan. Negeriku porak poranda. Demonstrasi besar-besaran menyisakan keprihatinan mendalam. Bentuk protes yang ditumpangi pelaku anarkis menghancurkan fasilitas umum. Bahkan penjarahan terhadap beberapa rumah para pejabat, menunjukkan ketidakdewasaan cara berpikir dan bertindak. Kini tinggal penyesalan. Negeriku berada di persimpangan.
Berbagai kerusakan dan kehancuran. Cerminan pribadi bangsa yang pincang. Keadilan sosial jelas tidak dirasakan masyarakat secara merata.
Demonstrasi masih belum selesai. Beberapa pasukan dari luar Jakarta masih terus memadati beberapa titik yang dianggap sasaran di Jakarta. Hingga pemerintah dan alat negara masih harus siaga. mengumpulkan tenaga sisa lelahnya untuk menjaga keamanan yang masih rawan.
Kini negeriku sedang gamang. Untuk membangun kembali kepercayaan publik harus dimulai dari dasar. Tidak mudah. Menyerukan perdamaian, bekerjasama membangun persatuan, secara bersama-sama memperbaiki dampak demonstrasi yang brutal. Agar tidak terjadi perpecahan. Dan tentu, sekitar lagi ini tidak mudah. Tapi harus segera dipulihkan.
Pemerintah harus proaktif jangan menutup diri. Dengarkan aspirasi masyarakat, dan respon dengan bijak. Karena masyarakat butuh jawaban yang jelas dan tindakan yang nyata.
Bangun kepercayaan dengan pendekatan yang penuh perhatian, rangkul semua kalangan, duduk bersama mencari jalan menuju perdamaian.
Negeriku kini menangis. Meratapi nasib yang tak diinginkan. Nyawa, harta, kekuasaan, dan kehormatan negara telah jatuh ke titik paling dasar. Ironis memang. Di usia kemerdekaan yang telah melewati usia dewasa, negeriku porak poranda. Tangis pilu negeriku, terdengar nyaring di setiap ibukota. Negeriku sedang tidak baik-baik saja.
Cilegon, 1-9-2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
