Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pendidikan untuk Memuliakan

Pendidikan untuk Memuliakan

H-1139 Gurusiana

Pendidikan untuk Memuliakan

Kecewanya Seorang ibu manakala anaknya lebih mendengar apa kata temannya daripada mengikuti apa kata orang tuanya.

Mungkin sangat tampak rasa kecewa itu. Karena batinnya sangat terluka. Ekspresinya murung. Karena dia merasa telah gagal mendidik anaknya.

Dan sakit hati terdalam adalah saat mendengar anaknya dihina orang lain. Dimaki, bahkan sampai dibenci. Di situlah martabat seorang ibu benar-benar hancur. Anak yang dibesarkan dengan penuh kasih, dihina di depan mukanya sendiri, adalah lambang hancurnya derajat orang tua. Dia bukan sedang melihat naknya yang dicampakkan. Melainkan dia sedang menyaksikan harga dirinya diinjak. Martabatnya direndahkan.

Tidak ada satupun orang tua yang rela anaknya direndahkan. Karena tujuan mendidik adalah untuk memuliakan.

Jadi, jika ada orang tua yang kecewa dengan sikap anaknya, tidak dianggap ada, dianggap kolot, dianggap tidak selevel pemikirannya, atau entah apa lagi yang membuat orang tua kecewa, siapa yang patut disalahkan? Anaknya, orang tuanya, atau proses pendidikannya?

Cilegon, 7-9-2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post