Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Telur Mulud atau Kembang Mulud

Telur Mulud atau Kembang Mulud

H-1148 Gurusiana

Telur Mulud atau Kembang Mulud

Tulisan ini saya angkat untuk berbagi pengetahuan tentang keunikan budaya daerah. Mumpung masih berada di bulan Mulud, saya ingin berbagi hasil pencarian tentang bunga yang selalu menjadi ikon perayaan maulid nabi Muhammad SAW.

Ini tentang budaya di kota tempat saya tinggal (Banten).

Dari tahun ke tahun setiap mengikuti perayaan maulid nabi di madrasah, selalu disuguhkan sajian unik. Mulai dari panjang Mulud dengan berbagi macam bentuk hiasan, berisi berbagai jenis makanan dan ornamen hiasan yang indah dipandang mata, hingga telur Mulud atau kembang mulud.

Bunga mulud atau telor mulud adalah hiasan terdiri dari telur rebus yang dihias dengan kertas warna warni dibentuk bunga menyerupai lampion. Diberi batang dari bambu. Biasanya hanya ada pada saat perayaan maulid nabi.

Jika di sekolah atau madrasah menyelenggarakan maulid nabi, maka telur hias itu biasa dibawa setiap anak. Baik untuk disedekahkan maupun untuk dimakan bersama di sekolah. Biasanya disedekahkan untuk cinderamata tamu undangan. Ini sebagai bagian dari tradisi perayaan.

Filosofi di balik kembang mulud itu, tersimpan makna yang sangat luhur. Telur mulud atau kembang mulud melambangkan makna kegembiraan dan keindahan. Ekspresi kegembiraan merayakan hari kelahiran nabi dengan penuh keindahan.

Telur mulud atau kembang mulud juga menjadi simbol pengingat tentang pentingnya nilai-nilai kehidupan. Dengan memperingati hari kelahiran nabi, berarti siap mengikuti nilai-nilai luhur kehidupan. Seperti kesederhanaan, keindahan, dan kebaikan.

Selain itu telur mulud atau kembang mulud juga memiliki arti sebagai bagian dari tradisi atau budaya masyarakat Indonesia yang menunjukkan keberagaman dan kekayaan budaya bangsa.

Nah, inilah filosofi yang terkandung dalam bunga mulud atau kembang mulud yang marak jika memasuki bulan Rabiul awwal.

(Dirangkum dari beberapa sumber)

Cilegon, 17-9-2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post