Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari

Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari

H-1175 Gurusiana

Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berdiri

Dalam sebuah perjalanan pulang di dalam angkutan kota, terdengar percakapan dua anak berseragam sekolah membincang tentang perasaannya setelah disuruh melakukan sesuatu oleh gurunya di sekolah. Salah satu dari siswa tersebut mengatakan bahwa dirinya sangat kesal dan menyebut nama gurunya dengan sebutan yang tidak pantas.

Saya yang mendengar percakapan itu bertanya dalam di dalam hati. Apakah gurunya memang melampaui batas, atau memang siswanya yang kurang memiliki rasa hormat.

Apapun alasannya, saya berasumsi ya adab siswa yang kurang baik. Atau mungkin cara meminta tolong guru yang kurang baik. Karena tidak melihatnya sendiri.

Dalam hal guru meminta tolong kepada siswa, tidak masalah selagi caranya yang mendidik. Biasanya siswa justru senang jika dimintai tolong gurunya. Jika siswa melakukannya terpaksa, mungkin saja gurunya cara meminta tolongnya juga memaksa. Atau ada hal lain yang membuat siswa kurang menghargainya.

Peristiwa semacam ini bisa berdampak pada perubahan persepsi masyarakat tentang peran guru dan nilai pendidikan. Siswa pun akan berkurang rasa hormatnya kepada guru.

Menghormati dan menghargai guru, bukan tradisi. Melainkan ajaran agung bagian dari akhlak Rasulullah agar selalu menghargai guru. Karena sepintar apapun seorang siswa jika tidak diarahkan oleh guru, Dia akan tersesat.

Bagi saya guru adalah orang paling berjasa dalam mengubah kondisi siswa. Dari tidak tahu menjadi banyak tahu. Dari tidak paham menjadi paham. Bahkan guru mencetak siswa menjadi cerdas dan kelak menjadi sosok dengan berbagai profesi mulia. Sedangkan guru tetaplah menjadi timbangan emas tanpa berharap menjadi emas. Karena kesuksesan siswanya menjadi nilai yang lebih mulia dari apa pun. Karena itu menjadi guru bukan sekadar menyampaikan ilmu, melainkan membangun karakter siswa menjadi pribadi yang berakhlak mulia. Membangun karakter siswa, harus dimulai dari guru. Karena guru digugu dan ditiru.

Cilegon, 14 Oktober 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post