Ikhlas itu Tidak Bersuara
H-1182 Gurusiana
Ikhlas itu Tidak Bersuara
Ikhlas itu tidak kentara. Sunyi tidak meminta validasi. Tidak pamrih atau minta balas jasa.
Jika ada orang bilang " saya ikhlas tapi...." atau " saya ikhlas asal...." Itu bukan ikhlas. Melainkan jual beli. "Bisa begitu, asal begini" itu namanya kontrak yang pamrih. Niat yang bersyarat untuk memperoleh keuntungan.
Ikhlas itu tak bersuara. Tidak mengobral cerita. Tidak pilih kasih. Tidak memilih. Tidak ingin dipuji. Dan tidak menghitung untung rugi.
Ikhlas itu tidak dibuat-buat. Tidak terpapar kepentingan apa pun. Pengakuan atau kehormatan.
Ikhlas lahir dari bejana rasa yang lapang. Tumbuh dalam jambangan cinta yang agung. Lembut, bening penuh kasih. Sederhana namun sarat makna welas asih. Ikhlas lahir dari jiwa yang terpilih tapi tidak memilih.
Cilegon, 21 Oktober 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
