Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Membangun Kesadaran Disiplin Siswa

Membangun Kesadaran Disiplin Siswa

H-1177 Gurusiana

Membangun Kesadaran Disiplin Siswa

Wajah pendidikan kembali digoreng. Nama biak guru terus tercoreng. Karena harus menerima dampak dari upaya mendisiplinkan siswa yang melanggar aturan, namun dianggap keterlaluan.

Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pendidikan. Mendisiplinkan siswa merupakan proses dari mendidik siswa yang tak mampu dididik di lingkungan keluarga. Namun tragisnya, niat memberikan efek jera kepada siswa indisipliner, mengakibatkan orang yang paling bertanggung jawab di sebuah lembaga itu, dilaporkan ke ranah hukum dengan pengaduan tindak kekerasan. Ironisnya, pelapor adalah orang tua siswa yang melanggar aturan itu. Kalau sudah begini, siapa dipersalahkan.

Membangun Kesadaran disiplin siswa sangat penting untuk membantu mereka mengembangkan karakter dan kepribadian. Caranya yadengan menerapkan sanksi yang konsisten.

Di sinilah pentingnya SOP (Standar Operasional Prosedur). Jika prosedur itu ada dan tertulis sebagai aturan yang disepakati semua unsur sekolah dan disahkan. Maka tindakan itu sudah tepat. Namun jika tindakan itu menyalahi prosedur, sekalipun benar, akan tetap dipersalahkan.

Seperti kasus yang sedang hangat diperbincangkan di setiap sudut satuan pendidikan. Baik di provinsi Banten bahkan di luar provinsi Banten. Tentang kepala sekolah yang menampar siswa yang merokok, namun dilaporkan oleh orang tua siswa kepada pihak hukum. Sebagai tindakan amoral. Berdampak pemberhentian kepala sekolah tersebut, dan mogoknya proses pembelajaran. Padahal kepala sekolah berupaya mengembangkan kesadaran siswa tentang pentingnya disiplin. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dengan menerapkan sanksi yang adil.

Alih-alih keinginan itu terwujud, justru prosesnya harus terhenti dengan selembar surat keputusan pemberhentian.

Inikah potret pendidikan yang diidamkan?

Prihatin, menyaksikan drama murahan yang dipertontonkan sebagai sebuah ironi kehidupan. Di tengah maraknya pemberitaan tentang terpuruknya dunia pendidikan

Cilegon, 16 Oktober 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post