Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mengejar Matahari

Mengejar Matahari

H-1245 Gurusiana

Mengejar Matahari

Saat rembulan kembali ke peraduan. Mentari menyapa semesta. Membuka tabir gelap berganti terang. Memberi kehangatan setiap insan.

Semakin jauh berjalan, semakin tinggi mentari mengangkasa. Seolah dia menantang. "Sekuat apa dirimu dapat mengejar kekuatanku"

Semakin membuka ronamu, bukan lagi kehangatan. Namun sengatan yang terasa sangat membakar. Volume pendingin kendaraan tak mampu menghadang paparan sinarnya.

Manusia berencana. takdir-Nya jua yang menentukan kita bagaimana akhirnya. Mulai jalan pada pukul 06.00. dengan harapan bisa menghindari kemacetan di jalan tol. Ternyata beribu kendaraan telah keluar lebih pagi. Sehingga kondisi jalan tol sesekali padat merayap. Di kali lain menjadi padat lancar. Begitulah seterusnya hingga yang diharapkan dapat tiba sebelum waktu Zuhur. Pukul 09.05 masih stag di Jakarta kota.

Inilah takdir. Sekuat apapun ingin mengejar matahari. Pada akhirnya manusia tak boleh menyombongkan diri. Tidak merasa bisa. Karena segala sesuatu dalam genggaman kuasa-Nya. Bismillah. Ke depannya lancar dan mudah.

Jakarta, 25 Desember 2025.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post