Menyertakan Pasangan
H-1225 Gurusiana
Menyertakan Pasangan
Sejak Temu Nasional Guru Penulis kali pertama diselenggarakan di Jakarta tahun 2022, saya selalu mengikutinya dengan rasa suka-cita. Bagaimana tidak, acara ini merupakan perjumpaan akbar se-Indonesia, yang dihelat setiap tahun di tempat yang berbeda.
Dala hpm helatan bergengsi itu, selalu selalu ada peserta yang datang bersama pasangannya. Seperti sang penulis yang juga kepala Kementerian Agama Kepulauan Riau Ayahanda Erman Zarudin (alm), yang tidak hanya membawa pasangannya yang juga penulis hebat Nusantara, juga menjadi duta literasi yang selalu menyertakan keluarganya. Selain itu penulis dari bukit Gunung Tidar Magelang, Pak Agus Siswanto, Pak Sriyono dari Boyolali, Opa Sunindio dari Bangka Belitung, dan pasangan penulis lainya yang saya belum mengenalnya lebih jauh.
Pada TNGP Bukittinggi tahun 2024 saya pun mengajak suami saya. Kebetulan pada tahun 2024 itu suami saya memasuki masa purna. Jadi sudah boleh melakukan perjalanan di luar kedinasan. Ke Bukittinggi ini merupakan kebersamaan yang pertama dan terjauh bagi saya dan suami. Niatnya selain untuk mengikuti TNGP di kota kelahiran Bung Hatta, juga untuk mengunjungi sodara dari ayah. Walaupun akhirnya niat itu gagal karena terikat dengan waktu kepulangan melalui jalur udara. Walaupun begitu saya sangat senang. Karena kebersamaan itu hal yang jarang dilakukan selama suami bekerja. Dia memiliki jadwal audit yang setiap pekannya harus ke luar kota.
Setiap TNGap menerbitkan baju kebesaran, seperti batik literasi, kaos , topi, atau apapun yang bernuansa khas TNGP, saya membeli sekalian untuk suami. Namun awalnya suami tidak mau memakainya di hari acaranya. Alasannya malu karena merasa bukan penulis. Namun pada TNGP tahun ini, Dia juga didaftar sebagai peserta. Sehingga pada saat pengambilan makan, saya minta Dia memakainya. Dengan alasan kalau tidak memakai identitas, nanti dianggap peserta liar. Akhirnya nurut, Dia memakai batik saat untuk makan saja. Setelah itu dilepas kembali.
Namun demikian akhirnya saya punya jejak memakai batik literasi bersama dalam waktu yang sama. Walaupun hanya sekejap. Semoga tahun-tahun berikutnya TNGP di manapun selalu bisa saya ikuti, walaupun kelak sudah menjadi pegawai tidak aktif lagi alias purna. Semoga selalu Allah mudahkan jalan rezekinya.
Cilegon, 5 Desember 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
