Wanita dan Bunga
H-1258 Gurusiana
Bunga dan Wanita
Wanita seringkali diidentikan dengan bunga. Mengapa? Banyak faktor yang mendukung ke arah itu.
Wanita sering dimaknai keindahan. Bunga juga indah. Sehingga wanita dan bunga merupakan satu kemaknaan.
Banyak istilah bunga yang sering disematkan kepada wanita. Bunga desa, bunga kampus, dan bunga-bunga lainnya. Menyandarkan kepada bunga, maka wanita dimaknai sebagai makhluk yang indah, rupawan, wangi, dan sangat mengandung arti.
Wanita dan bunga merupakan satu kesatuan tak terpisahkan. Wanita dan bunga memiliki kesamaan makna. Kecantikan, kasih sayang, kesucian, kekuatan, dan feniminitas.
Misalnya bunga melati seringkali dijadikan ikon pengantin. Itu bermakna bahwa pernikahan merupakan peristiwa yang suci atau sakral. Atau disandingkan dengan bunga mawar, bermakna cinta dan kasih sayang. Dan jika disandingkan dengan bunga anggrek, melambangkan ketulusan.
Semua tentang wanita, disandigkan dengan hal-hal yang baik. Indah dan kasih sayang, dan kesucian.
Namun demikian, sisi lain dari bunga atau wanita juga bermakna harga diri. Mungkin anda sering mendengar kata-kata "wanita bagai kuntum yang bermekaran. Merona menggoda setiap mata memandang. Namun jangan pernah menjadi bunga jalanan. Setiap yang menginginkan dengan mudah memetiknya. Jadilah sekuntum mawar. Cantik, indah, wangi dan memesona. Namun tidak sembarang kumbang bisa mendekatinya. Bila tak hati-hati, durinya tidak segan melukai."
Cilegon, 5 Januari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
