Berdamai dengan Kesunyian Ritual Baru Pascapurna
H-1292 Gurusiana
Berdamai dengan Kesunyian: Ritual Baru Pascapurna
Kesunyian tidak perlu diperangi, ia hanya perlu dikelola. Berikut adalah beberapa latihan kecil untuk mengubah "sepi yang mencekam" menjadi "hening yang menyembuhkan":
1. Ritual Awal Pagi
Ketika pagi menjelang. Biasanya disibukkan dengan persiapan menjelang berangkat ke kantor. Namun saat mulai purna pasti akan terasa gamang. Suasana yang biasa kita meninggalkan, mungkin berbakik. Menjadi kita yang ditinggalkan. Saat itu sepi mulai merobek keheningan.
Jangan langsung menyalakan televisi atau membuka ponsel saat bangun tidur. Duduklah di tepi tempat tidur, rasakan napas Anda, dan dengarkan suara-suara di sekitar (kicau burung, suara angin, atau detak jam dinding). Nikmati sebagai irama yang akan menemani setiap pagi. Katakan pada diri sendiri: "Hari ini adalah milik saya, bukan milik jadwal."
2. Menulis Jurnal "Suara Hati"
Tidak salah memiliki agenda khusus pascapurna. Setiap kali rasa muncul akibat suasana yang terlalu sepi, (cemas, takut, khawatir, sepi, sedih, atau mungkin gembira),tuliskan apa yang Anda rasakan. Menulis memindahkan beban dari kepala ke kertas, ekspresikan segala rasa secara bebas, membuat masalah yang tadinya tampak raksasa menjadi lebih kecil dan dapat dipahami.
3. Mindful Walking, lakukan jalan kaki.
Berjalanlah tanpa tujuan di sekitar rumah, tanpa membawa earphone. Fokuskan perhatian pada telapak kaki yang menyentuh tanah. Rasakan beberapa hal baru yang selama ini hanya anda lihat dari kendaraan. Latihan ini akan membantu Anda menyadari bahwa dunia tetap bergerak indah, meskipun Anda tidak sedang berada di pusaran pekerjaan.
4. Menciptakan "Proyek Kecil yang Menyenangkan"
Isi kesunyian dengan sesuatu yang selama ini tertunda karena Anda "terlalu sibuk". Mulailah menanam satu pot bunga, belajar satu resep masakan baru, atau merapikan album foto lama. Fokus pada prosesnya, bukan hasilnya. Melihat kembali kenangan masa lalu yang telah dilewati dengan begitu indah. Namun karena kesibukan, kenangan itu menjadi pajangan yang terlupakan. Kenangan itu akan membawa mengenang masa silam. Anda akan merasakan betapa banyak hal yang harus disyukuri. Karena purna diberi kesempatan menikmati lembaran baru episode kedua.
5. Menjadi Pendengar bagi Diri Sendiri
Gunakan waktu hening untuk bertanya pada diri sendiri: "Apa hal yang dulu saya sukai sebelum saya menjadi seorang pegawai/pejabat?" Temukan kembali hobi masa kecil Anda. Kesunyian adalah waktu terbaik untuk memanggil pulang "diri Anda yang lama" yang sempat terlupakan.
Pandang wajah pasangan Anda. Katakan padanya bahwa mulai hari ini, tak akan ada alasan untuk meninggalkannya lagi.
Hari ini, satu hal indah yang saya temukan dalam kesunyian adalah akan menua bersama pasangan. Dengan bulir-bulir kasih yang masih tersimpan.
Jadikan kesunyian ini sebagai aktivitas menjaga hubungan sosial, agar tidak berubah menjadi isolasi mandiri.
Cilegon, 8 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan