Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Menanam Luka di Panggung Paradoks

H-1310 Gurusiana

Menanam Luka di Panggung Paradoks

Saya menyadarinya bahwa hidup ini di alam Paradoks, setelah bergabung dengan komunitas Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). Katanya pendidikan karakter itu penting. Tapi mengapa banyak orang yang bangga jika seseorang meraih rangking. Sering kita dengar, ada kelompok tertentu yang menduduki peringkat terbaik. Tentu ini menyakitkan bagi kelompok lainnya yang tidak memperoleh predikat itu dianggap kurang baik.

Kita hidup di era Paradoks. Segala fasilitas kemudahan dapat diakses dengan mudah. Tetapi mengapa kini makin melangit kecemasan tentang suramnya masa depan.

Banyak ahli ilmu yang belajar hingga ke negeri seberang. Namun di sisi lain banyak ilmu yang digunakan untuk mengelabui orang lain. Dijadikan alasan untuk melindungi dirinya sendiri. Serta dijadikan sebagai ajang gengsi yang menunjukkan identitas dirinya.

Paradoks. Tapi inilah dunia di mana kita berada di dalamnya.

Cilegon, 26 Februari 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post