Satu Hari Saat Engkau Merindukan
H-1298 Gurusiana
Satu Hari Saat Engkau Merindukan
Canda tawa yang kadang tak terkontrol, membuat orang-orang di kantor tetangga bertanya. Apa pekerjaan kita. Jika personal sedang komplit, gelegar tawanya membuat dunia iri pada kita. Seperti menjadi komunitas yang tak memiliki beban hidup. Mereka mengira kita tak pernah kekurangan uang. Tak pernah mikirin uang kuliah anak, tak pernah mikirin uap dapur tehenti, atau mungkin tak pernah punya tagihan cicilan.
Kami bukan pemuja uang, walau bukan orang yang berkelimpahan. Saat kekurangan tak pernah mengemis. Saat lebih dari cukup selalu berbagi walau tak seberapa. Menikmati dunia nyata tak perlu dibawa pusing. Dijalani, dinikmati, disyukuri. Itu prinsip hidup kami.
Kami memang gokil. Setiap masalah yang muncul menjadi tanggung jawab bersama. Kekeluargaan kami begitu kental. Satu dan lainnya saling memberi dukungan. Seolah ruang kerja kami rumah kami. Satu dan lainnya menjadi bagian tak terpisahkan.
Jika ada yang mendekati masa purna. Nuasa sedih akan kehilangan dirasakan di tahun menjelang akhir. Ditangisi karena akan dirindukan. Dikangeni saat-saat berantem dalam diskusi. Saat sepi tak ada suara jika ada yg sedang berselisih. Atau di saat saling serang karena mempertahankan pendapat.
Namun itu semua justru menjadi bibit-bibit kerinduan yang tak mudah dilupakan. Satu napas dalam jiwa. Satu irama detak jantung saat ada uang masuk rekening. Bersorak tak lama. Karena uangnya akan segera berpindah ke rekening lain alias dipakai mebayar pinjaman. Dijalani saja mengalir tanpa beban. Hingga jika saatnya harus berpisah. Benar-benar akan dicari dan dirindukan.
Dan masing-masing kita juga akan merindukan suasana yang tak akan dilupakan itu. Inginnya kami terus bersama. Namun setiap yang terjadi, akan bertemu titik pada kalimat akhir.
Cilegon, 14 Februari 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan