Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketika Berdiri di Antara Pusara

Ketika Berdiri di Antara Pusara

H-1333 Gurusiana

Ketika Berdiri di Antara Pusara

Ketika setiap bibir berzikir, setiap doa dilangitkan. Setiap air mata keluar tak dapat ditahan, dan setiap nafas hembuskan keharuan. Di sanalah berdiri kaki-kaki melangkah hati-hati di antara dinding-dinding yang menjaga jiwa yang tenang.

Di antara pusara yang mulai usang. Dan daun-daun yang bergoyang. Mengisyaratkan bahwa para penghuni makrobah tenang di keabadian.

Pusara memang hanyalah sebuah tembok. Namun di dalamnya terbaring raga yang memberikan pelajaran, bahwa karena raga yang berbaring di sanalah yang menjadikan kami berada di titik ini. Mereka yang membina kami menjadi orang yang mengerti tentang kehidupan.

Di antara pusara memberi peringatan bahwa suatu ketika kami akan ada di posisi mereka.

Garut, 21 Maret 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post