Gerbang Lansia
H-1369 Gurusiana
Menuju Lansia Berkualitas
Menurut Kementerian Kesehatan RI, usia di atas 60 tahun sudah masuk pada kategori lansia (lanjut usia). Sedangkan menurut psikologi, lansia dikelompokkan pada usia 65 tahun. Lain lagi dengan BKKBN, usia 45-59 tahun masuk pada kategori pra lansia. Sedangkan menurut WHO, kategori lansia berada pada usia di atas 60 tahun.
Menengok kategori usia, pada tataran antara 50 tahun ke atas merupakan tatanan siaga lansia. Artinya pada usia itu, produktifitas seseorang sudah dianggap mulai melemah. Dan pada usia dikatakan lansia, disebut usia sudah tidak produktif. Makanya pemerintah mematok usia pensiun rata-rata pada usia 60 tahun karena dianggap sudah tidak produktif.
Lain lagi dalam ajaran Islam. Dalam sebuah hadis diterangkan bahwa jika seseorang sudah memasuki usia 40 tahun, maka harus sudah menggulung kasur. Artinya, sudah harus mengurangi urusan duniawi dan memperbanyak ibadah.
Di usia yang disebut pra lansia atau lansia, seseorang sering ditandai dengan adanya berbagai keluhan. Mata mulai rabun, ingatan mulai lemah, sering lupa, pendengaran mulai melemah, berjalan mulai terseok, rambut mulai tumbuh uban, dan gigi mulai rontok.
Namun usia lanjut bukan aib. Karena setiap orang yang diberi umur panjang akan sampai pada usia itu. Manusia jika gigi sudah banyak yang kopong, atau tanggal. Bukan karena kurang disiplin menggosok gigi. Tapi karena memang ada masanya gigi harus tanggal.
Ini salah satu yang saya rasakan. Pada usia pra lansia dan hampir lansia ini. Kenikmatan makan sudah mulai berkurang, karena keluhan di areal gigi. Namun demikian, patut disyukuri, karena masih banyak anugerah Tuhan yang dirasakan. Dijalani saja sesuai sunnatullah. Karena sebuah hadis menjelaskan bahwa dua penyakit yang tidak ada obatnya adalah tua dan kematian.
Semoga sinyal-sinyal menjelang lansia ini menjadi pemacu semangat untuk menjalani hidup lebih baik, sehat dan lebih berkualitas.
Cilegon, 26 April 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
