Tanpa Suara
H-1346 Gurusiana
Tanpa Suara
Tiba-tiba rumah besar menjadi ruang sunyi. Tak ada satu kata pun terdengar. Seolah rumah ini tak berpenghuni.
Inilah bentuk marah dua orang yang sama-sama egois. Tidak mau mengakui kesalahan. Apalagi meminta maaf. Menjadi hal yang memalukan.
Hebatnya, ketika waktu makan tiba. Keduanya beriringan menuju meja makan. Namun mereka makan tanpa suara. Saatnya tidur, mereka beriringan ke kamar tidur. Masing-masing berbaring di posisi biasanya. Tanpa suara. Hingga malam menjelang, keduanya terlelap dalam posisi berpelukan.
Ah, begitu mengagumkan. Cara mereka memendam kasih tanpa kata. Dalam marah pun mereka tetap saling menjaga kebersamaan tanpa saling melukai perasaan.
Cilegon, 3 April 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan