Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Memberi dan Menjaga Kepercayaan

Memberi dan Menjaga Kepercayaan

H-1383 Gurusiana

Memberi dan Menjaga Kepercayaan

Dalam sebuah pertemuan yang kebetulan diselenggarakan di rumah saya, ada salah satu peserta bertanya tentang kuncinya Kepercayaan. Hal ini ditanyakan setelah melihat foto keluarga yang terpampang di dinding. Di sana terlihat ada foto keluarga lengkap . Namun nyatanya saya hanya hidup berdua tanpa ada anak-anak saya atau pun cucu saya.

Saya jelaskan bahwa anak sulung saya sudah berkeluarga dan tinggal di Bandung. Demikian juga anak kedua saya selepas wisuda tidak pulang. Tapi menetap di Bandung juga. Dia belajar magang dari situ lowongan pekerjaan ke lowongan pekerjaan yang lain. Jika tak cocok bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan harapannya.

Orang yang bertanya itu keheranan, mengapa bisa demikian. Kok setelah anak perempuan dibiarkan hidup sendirian jauh dari pantauan keluarga. Desaknya.

Saya jawab, saya memberikan kepercayaan penuh. Agar menjadi orang yang memiliki tanggung jawab penuh, baik kepada dirinya maupun kepada orang tuanya. Apalagi kepada Tuhannya. Dengan demikian saya hidup tenang.

Setiap hari ada komunikasi. Digunakan untuk evaluasi dan refleksi, serta tindak lanjut yang akan dilakukan. Jadi walaupun berjauhan, tidak los kontak. Kami terus sing berkabar. Baik melalui chat WA family, maupun melalui video call, atau bahkan secara privat. Intinya memberikan kepercayaan secara penuh. Insyaallah dia juga aka menjaga kepercayaan itu.

Selain itu saya juga selalu berkoordinasi dengan sodara yang ada di Bandung. Menitipkan akhlaknya agar dibantu mengontrol. Terlebih lagi menitipkan secara bulat kepada kehendak terbak Allah Sang Pemilik hidup dan kehidupan.

Di akhir, orang itu masih bertanya, bagaimana jika saya merindukan? Saya jawab bahwa kami saling merindukan. Dan ketika kerinduan itu menyelimuti, kami yang menjambangi mereka. Mengapa? Karena mereka titipan. Mereka adalah amanah yang harus kami jaga. Maka kamilah yang menemui mereka. Sambil memanfaatkan hari libur kerja. Jadi walaupun rumah kami sepi, tapi hati kami tetap hangat.

Cilegon, 10 Mei 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post