Bugar Jalani Hari-hari Purna
H-1428 Gurusiana
Bugar Jalani Hari-hari Purna
Seperti ada ketakutan mendalam setelah purna segalanya berakhir. Memang ada apa dengan purna? Bukankah setiap masa ada batasnya. Bukankah setiap langkah ada lelahnya. Begitu ditakutinya yang namanya purna, hingga menjadi peristiwa yang tidak ramah dan dimusuhi.
Apakah purna hanya milik orang tertentu? Bagaimana dengan orang yang purna seumur hidupnya tapi tetap jalani hidup normal tanpa beban? Mindset mereka sangat sederhana. Yang penting perut kenyang, tidur nyenyak, ketawa ngakak, ibadah fokus penuh kekhusuan. Ini sudah merupakan kebahagiaan besar.
Sangat mungkin purna menjadi alasan hidup penuh kesusahan jika mindset nya kelimpahan materi, bukan keberkahan. Padahal di dunia nyata betapa banyak mereka yang tak kekurangan harta tapi tetap keluh kesah karena merasa tak cukup. Akhirnya sakit, mental terganggu, purna dijadikan kambing hitam sebagai akar masalah.
Padahal banyak hal yang bisa dilakukan untuk tetap bisa tampil bugar. Aktif bergerak seperti olah raga ringan, yoga, atau apapun yang penting mengeluarkan keringat. Aktif menekuni hobi seperti berkebun, memasak, menulis, dan lainnya yang dapat membantu merefresh otak . Atau sekadar berkumpul menjadi bagian dari kehidupan sosial. Aktif di majlis pengajian, mengelola usaha sendiri, menjadi bagian dari komunitas pensiunan, atau menjadi bagian dari organisasi kemasyarakatan lainnya.
Pasti hal ini akan mendatangkan kebahagiaan, karena dapat mengurangi stres dan kesepian. Jadi tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa purna menakutkan. Tapi justru bisa menunjukkan saat purna, kondisi badan dan pikiran tetap bugar. Tetap berkarya dan tetap memberi manfaat.
Cilegon, 25 Juni 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan