Menolak Secara Halus tanpa Mengatakan 'Tidak'
H-1432 Gurusiana
Menolak Secara Halus tanpa Mengatakan Tidak
Dalam konteks berkomunikasi transaksi seringkali terjadi dua hal. Iya dan tidak. Mau atau tidak mau. Siap atau tidak siap. Keduanya selalu bersinggungan. Bisa berdampak menyenangkan atau meresahkan. Bahkan sebuah penolakan bisa menimbulkan ketersinggungan jika dikatakan dengan bahasa yang dianggap kasar.
Kata "tidak" untuk sebuah penolakan bisa menimbulkan salah paham dan multitafsir. Bahkan jika tidak diklarifikasi bisa menimbulkan perselisihan.
Agar hal itu tidak terjadi, kata "tidak" untuk menolak, bisa lebih diperhalus. Misalnya dengan tidak membunyikan kalimat "tidak."
Misalnya ketika diajak bergabung pada sebuah acara, namun Anda tidak berkenan, maka bisa menolak dengan mengatakan "mohon maaf saat ini saya ada agenda yang harus diselesaikan. Jadi belum bisa bergabung."
Atau boleh juga diperhalus dengan mengajukan solusi. Misalnya dengan mengan mengatakan " hari ini saya pekerjaan mungkin hari lain bisa bergabung." Jadi tidak menolak mentah-mentah. Tetapi lebih halus kedengarannya. Sehingga dapat menimbulkan rasa penolakan yang bisa dipahami.
Semoga bermanfaat.
Cilegon, 29 Juni 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan