Apakah Anda Benar-Benar Penolong?
H-1456 Gurusiana
Apakah Anda Benar-Benar Penolong?
Apakah Anda pernah ada di titik nadir, kemudian seseorang nenolong Anda dari keterpurukan itu? Kemudian ada yang Anda lakukan selain ungkapan terima kasih?
Mungkin dalam hati Anda berjanji, setelah terlepas dari petaka, ingin menjadi dewa penolong seperti yang orang lain lakukan untuk Anda. Tidak salah. Karena keinginan menolong bisa lahir dari berbagai faktor. Dalam ilmu psikologi, seseorang menolong karena dirinya pernah ditolong. Atau karena takut tidak disukai, atau boleh jadi karena ingin menyembuhkan luka.
Menurut psikologi, perilaku menolong itu disebut luka sembuh. People pleaser atau wonded healer. Kebaikan nyata itu akarnya dari luka.
Sedangkan menurut pandangan Islam, menolong itu perilaku mulia. Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah. Artinya memberi manfaat kepada orang lain lebih baik daripada meminta.
Jadi orang yang menolong benar-benar tulus berniat karena karena Allah. Tidak berbasis pamrih. Namun memang ada juga yang menolong didasari karena riya (ingin memperoleh pujian) karena kecewa tidak dihargai. Yang demikian berarti menolongnya pura-pura baik.
Orang yang gemar menolong bukan sedang pura-pura baik. Tapi sedang membuktikan bahwa dirinya layak dicintai.
Nah Anda ada pada kategori yang mana, apakah yang ingin memberikan pertolongan dengan tulus, atau karena takut dijauhi orang lain?
Mari luruskan niat. Karena segala sesuatu tergantung kepada niat awalnya. Jangan lupa bersyukur kepada Allah bahwa jika kita selalu berada di lingkaran orang-orang baik dan penolong. Dan berterima kasihlah kepada orang orang yang hatinya seluas samudera. Sehingga begitu ringan untuk menolong sesama.
Cilegon, 23 Juli 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan