Belajar dari Terminal Tidar
H-1461 Gurusiana
Belajar dari Terminal Tidar
Anda yang pernah berkunjung ke suatu tempat, pasti ada sesuatu yang tidak bisa dilupakan. Akan terkenang dan selalu dikenang. Pandangan pertama akan tertuju pada sesuatu yang paling mengesankan.
Seperti pada Jumat,24 Juli 2026. Sore itu kami tiba di terminal bus Tidar Kabupaten Magelang. Pandangan pertama saya melihat jalan yang sangat resik. Halaman depan terminal yang rame dilalui kendaraan, terlihat rapi dan tertib. Beberapa orang yang lalu lalang di sekitar itu, ketika disapa, balik menyapa ramah. Dan saat melintasi jalan raya menuju tujuan, terbaca tumisan besar yang mencengangkan " MAGELANG KOTA ADIPURA KENCANA". masyaAllah tak rugi berkunjung ke sini. Pasti dapat ilmu banyak yang bisa dibawa pulang. Tahu kan kategori Adipura Kencana itu apa?
Tapi pada tulisan ini bukan menyoal Adipura Kencana. Saya akan ungkapkan kepuasan saya menunggu jadwal bus kepulangan di terminal Tidar. Terminal yang tidak tergolong besar, namun namanya pasti besar karena beberapa hal. Pelayanan prima, penataan ruang layanan, komplitnya sarana yang dibutuhkan pengunjung (toilet dan mushalla bersih, rapi, dan harum. Ruang tunggu yang nyaman, ruang laktasi, perpustakaan, alat charger yang berderet dan aman. Serta pojok musik dengan alunan musik yang menenangkan. Kalaupun harus membayar segala sarana di sana, saya puas. Apalagi hanya toilet saya yang membayar. Sangat wajar, karena kebersihannya sangat terjaga.
Banyak pelajaran yang saya dapat. Minimal konsen pada satu hal saja. Pemilahan sampah kering dan basah yang menjadi cerminan budaya hidup sehat.
"PUAS" berkunjung ke Magelang. Kota seribu bunga yang nyatanya memang bukan saja harum bunganya. Tetapi harum pengelolaan kotanya. Terus terang, ini satu pesona yang bisa menarik banyak pengunjung ke kota yang berada di lembah Tidar ini.
Cilegon, 28 Juli 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
