Siti Jamiatu Sholihah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Lidah Kita Berbeda

H-1441 Gurusiana

Lidah Kita Berbeda

Kami lebih bisa menikmati makan siang dengan sayur asem, goreng tempe, sambal terasi dan goreng ikan lele. Jadi jangan paksa kami makan spaghetti atau pizza. Karena lidah kami tak biasa. Jangan pandang kami hina karena berbeda.

///

Kami lebih menikmati makan dengan jari-jari tangan yang peluh dengan bumbu. Karena kami tak mengejar kehormatan diri karena makan yang dianggap kampungan. Kami memang bukan kelompok orang yang makan dengan sumpit. Yang ketika masuk ke mulut nasinya harus irit.

///

Kami pekerja yang tak punya banyak waktu luang untuk berleha-leha. Karena jika kami terlambat upah kami akan berkurang.

Jadi biarkan kami jadi diri sendiri. Bukan jadi orang lain yang harus diikuti.

///

Sekali lagi, jangan paksa kami menukar harga diri. Dengan selembar dasi. Meski harganya pasti tak mampu kami beli.

///

Nikmati saja jalan hidupmu sendiri. Selagi dunia dalam genggaman. Namun yang harus kau ketahui. Semua yang kau dapatkan akan kau tinggalkan. Biarlah kita berbeda. Karena lezat yang kami rasa, bukan harga yang engkau punya. Lidah kita berbeda. Selera kita tak sama.

Cilegon, 8 Juli 2026

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post