Bersama di Masa Tua
H-1491 Gurusiana
Bersama di Masa Tua
Perkawinan merupakan ibadah terpanjang. Menjalaninya memerlukan perjuangan. Saling memahami dan mengerti keadaan pasangan merupakan kunci kelanggengan.
Tidak jarang kita melihat pasangan yang terlihat harmonis. Tapi hanya kepura-puraan. Mereka rapuh dan saling mempertahankan ego-nya sendiri. Itu karena sebenarnya mereka tidak mau saling memahami. Di beberapa kasus tidak sedikit pasangan yang mengakhiri hubungannya berawal dari kesalahpahaman. Hal itu terjadi karena membiarkan kesalahan menjadi objek yang dijadikan alasan ketidakcocokan. Parahnya banyak yang justru berpisah di saat usia tak muda lagi. Baik usia sesungguhnya maupun usia perkawinannya. Dan yang lebih menyedihkan mereka berpisah karena alasan ekonomi. Terutama sang suami dianggap tidak lagi menghasilkan uang. Sehingga dianggap menjadi beban.
Bagaimana agar hal itu tidak terjadi? Sesama pasangan jangan saling melupakan masa-masa mereka saat berjuang bersama. Saat segala kebutuhan saling disupport bersama. Lalu di saat sang suami sudah tidak mampu lagi memberi nafkah apakah perpisahan menjadi solusi? Itu sangat tidak menyakitkan. Seharusnya justru di mana sulit seperti itu harus saling menjaga perasaan.
Hal tabu dalam dalam menjalani masa sulit adalah mengeluhkan kondisi ekonomi. Seharusnya disikapi bersama sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Banyak cara untuk mengatasi kehidupan masa tua. Tapi yang mahal adalah bagaimana mempertahankan kebersamaan di masa tua.
Sering-seringlah berjalan bersama. Berkomunikasi intens dan saling menjadi pendengar yang baik. Tidak saling mendebat suatu pendapat yang tidak memberi manfaat. Sering-seringlah ucapkan kata-kata yang memberi kekuatan bersama. Saling menyayangi dan saling peduli. Saling menjaga dan saling memahami. Saling menguatkan dalam ibadah hingga maut memisahkan.
Cilegon 28 Agustus 2026
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan